Polda Lampung menyiapkan puluhan pos pengamanan untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Total ada 93 pos yang disiapkan di berbagai titik strategis di wilayah Provinsi Lampung.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, puluhan pos tersebut merupakan bagian dari kesiapan Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan perjalanan pemudik berjalan aman dan lancar.
"Total ada 93 pos yang kami siapkan terdiri dari 57 Pos Pengamanan, 19 Pos Pelayanan, 1 Pos Terpadu, dan 16 Posko Bencana," kata Helfi, Senin (9/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helfi menjelaskan, Pos Pengamanan akan menjadi titik utama bagi personel kepolisian dalam melakukan pengawasan arus lalu lintas sekaligus menjaga situasi keamanan selama masa mudik.
"Pos Pengamanan ini juga berfungsi sebagai pusat informasi bagi masyarakat serta untuk memantau potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas," ujarnya.
Selain Pos Pam, Polda Lampung juga menyiapkan 19 Pos Pelayanan yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat selama perjalanan.
Di pos tersebut, masyarakat juga bisa mendapatkan berbagai layanan dari petugas, mulai dari informasi perjalanan hingga pelayanan kesehatan.
"Pemudik bisa memanfaatkan Pos Pelayanan untuk beristirahat sementara, mendapatkan layanan kesehatan, maupun bantuan lainnya dari petugas yang berjaga," jelasnya.
Sementara itu, satu Pos Terpadu disiapkan sebagai pusat koordinasi lintas instansi yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran.
"Pos Terpadu ini menjadi pusat kendali dan koordinasi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya selama Operasi Ketupat berlangsung," ungkapnya.
Selain pengamanan lalu lintas, Polda Lampung juga menyiagakan 16 Posko Bencana untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam selama periode mudik.
Menurut Helfi, posko tersebut akan difungsikan sebagai pusat koordinasi jika terjadi kondisi darurat seperti banjir maupun longsor di jalur mudik.
"Jika terjadi bencana, posko ini akan menjadi pusat koordinasi penanganan agar respons terhadap kondisi darurat bisa dilakukan dengan cepat," ujarnya.
Ia menambahkan, Lampung menjadi salah satu wilayah penting saat musim mudik karena berperan sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera.
Karena itu, pihaknya memastikan seluruh personel dan sarana pendukung telah disiapkan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
"Lampung merupakan gerbang utama menuju Sumatera. Kami pastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik bagi masyarakat yang melintas saat mudik Lebaran," pungkasnya.
(dai/dai)
