Volume Sampah di Musi Rawas Meningkat 25 Ton per Hari Saat Ramadan

Sumatera Selatan

Volume Sampah di Musi Rawas Meningkat 25 Ton per Hari Saat Ramadan

Muhammad Rizky Pratama - detikSumbagsel
Senin, 09 Mar 2026 06:00 WIB
Volume sampah di Musi Rawas meningkat saat bulan Ramadan
Volume sampah di Musi Rawas meningkat saat bulan Ramadan (Foto: Istimewa/DLH Musi Rawas)
Palembang -

Selama bulan Ramadan 2026, volume sampah di Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan, meningkat 25 ton per hari. Pada hari biasanya, volume sampah di Mura hanya 19 hingga 21 ton per hari. Sampah tersebut didominasi oleh limbah kelapa muda.

Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3) DLH Musi Rawas Yudi Ernawanto mengatakan pada hari biasa, volume sampah hanya berkisaran antara 19 hingga 21 ton per hari. Namun selama Ramadan ini, volume sampah tersebut meningkat menjadi 25 ton per hari.

"Kalau pada hari biasa itu paling volume sampah kita hanya mencapai 19 ton dan paling banyak sekitar 21 ton. Tapi selama bulan Ramadan ini bisa mencapai 25 ton setiap harinya," katanya, Minggu (8/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengungkapkan jumlah tersebut diketahui dari hasil pengangkutan sampah yang kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Musi Rawas di Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut.

ADVERTISEMENT

Yudi membeberkan kebanyakan sampah tersebut berjenis limbah kelapa muda hingga tebu karena banyak masyarakat yang menjualnya untuk menu berbuka puasa.

"Untuk di bulan Ramadan ini, sampah kita didominasi limbah kelapa muda atau dogan karena banyak yang jualan itu dan banyak juga yang belinya untuk berbuka puasa. Ada juga ampas tebu, namun tidak sebanyak kelapa tadi," ungkapnya.

Meskipun mengalami kenaikan, Yudi mengaku pihaknya masih mengatasi hal tersebut dengan keterbatasan armada angkut di Musi Rawas.

"Walaupun ada kenaikan volume sampah, itu masih bisa kita atasi. Karena armada pengangkut sampah yang kita miliki hanya 7 unit, jadi pengangkutannya kita naikkan supaya tidak terjadi penumpukan sampah di TPS. Misal sehari biasanya dua hari sekali kita angkut, sekarang kita angkut setiap hari," jelasnya.

Terlepas dari itu, Yudi mengimbau kepada masyarakat Musi Rawas agar lebih tertib membuang sampah di tempat yang telah disediakan.

"Kemudian kami juga tegaskan jangan membuang sampah ke sungai karena dapat mencemari lingkungan. Silahkan buang sampah di tempat yang sudah disediakan," tegasnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads