Niat zakat fitrah berfungsi untuk membedakan zakat sebagai ibadah wajib dari sedekah sunnah. Selain itu, niat juga perlu disesuaikan dengan peruntukan
Niat berperan menghadirkan keikhlasan dalam beribadah. Ketika diniatkan karena Allah SWT, zakat fitrah menjadi sarana mendekatkan diri kepada-Nya sekaligus sebagai penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Biasanya niat diucapkan bersamaan dengan penyerahan zakat kepada amil, baik secara langsung maupun melalui layanan digital.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, niat tidak wajib dilafalkan secara lisan karena hakikatnya ada di dalam hati, namun melafalkannya diperbolehkan guna membantu menghadirkan kesadaran dan kekhusyukan dalam beribadah.
Dilansir dari NU Online, menunaikan zakat fitrah bukan sekadar menyerahkan beras atau uang, melainkan harus disertai dengan niat yang tulus sebagai syarat sah ibadah. Berikut adalah kumpulan bacaan niat zakat fitrah lengkap dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya, baik untuk diri sendiri maupun anggota keluarga.
Niat Zakat Fitrah
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Jika Anda membayar untuk diri sendiri, gunakan lafal niat ini untuk mengesahkan zakat Anda
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala
Artinya, "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'âlâ."
Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Bagi suami yang menanggung zakat istrinya, berikut adalah bacaan niatnya:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an zaujati fardhan lillahi ta'ala
Artinya, "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'âlâ."
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Untuk anak laki-laki yang masih menjadi tanggungan orang tua, niatnya adalah sebagai berikut:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an waladi (sebut nama anaknya) fardhan lillahi ta'ala
Artinya, "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'âlâ."
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Khusus untuk anak perempuan, lafalnya sedikit berbeda pada bagian kata ganti (dhomir):
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an binti (sebut nama anaknya) fardhan lillahi ta'ala
Artinya, "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'âlâ."
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Jika Anda ingin lebih praktis dan membayarkan untuk seluruh anggota keluarga sekaligus dalam satu waktu:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an jami'i maa yalzimuni nafaqatuhum syar'an fardhan lillahi ta'ala
Artinya, "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta'âlâ."
Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
Jika Anda dipercaya untuk membayarkan zakat orang lain, gunakan niat ini:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (.....) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an (sebutkan nama) fardhan lillahi ta'ala
Artinya, "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk... (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta'âlâ."
Doa Setelah Bayar Zakat
Setelah melafalkan niat dan menyerahkan uang atau beras, sangat dianjurkan bagi pembayar zakat (muzakki) untuk membaca doa berikut agar zakatnya menjadi pembersih harta dan jiwa.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْهَا مَغْنَمًا وَلَا تَجْعَلْهَا مَغْرَمًا
Allaahummaj'alhaa maghnaman wa laa taj'alhaa maghraman.
Artinya, "Ya Allah, jadikanlah ia (zakatku) sebagai simpanan yang menguntungkan dan jangan jadikan ia pemberian yang merugikan."
Doa Penerima Zakat Fitrah
Bagi para petugas zakat (Amil) atau orang yang menerima zakat (mustahik), disunnahkan untuk mendoakan orang yang memberi zakat sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan pahala.
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Ajarakallahu fima a'thaita wa baraka fima abqaita waja'alahu laka thahura
Artinya, "Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu."
Niat merupakan tekad yang bulat untuk melakukan suatu perbuatan, dan tempatnya ada di dalam hati. Meskipun niat bersifat urusan batin, melafalkannya secara lisan tetap dianjurkan karena dapat membantu seseorang mempertegas dan memantapkan tekad yang sudah ada dalam hatinya. Dengan melafalkan niat, kesadaran dan kekhusyukan dalam beribadah pun lebih mudah untuk dihadirkan.
Pelafalan niat zakat fitrah tidak harus selalu menggunakan bahasa Arab. Seseorang diperbolehkan mengucapkannya dalam bahasa daerah atau bahasa yang paling dipahami, karena pada dasarnya lafal niat hanyalah sarana untuk memperkuat keyakinan, bukan syarat mutlak yang menentukan sah atau tidaknya ibadah.
Prinsip utamanya adalah terbesitnya kesungguhan dalam hati bahwa seseorang benar-benar berniat dan bertekad untuk menunaikan zakat fitrah, baik untuk dirinya sendiri maupun sebagai perwakilan orang lain yang menjadi tanggungannya.
Artikel ini ditulis oleh Widia Ardhana peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
Simak Video "Video: Baznas Tetapkan Nilai Zakat Fitrah untuk Warga Jabodetabek"
[Gambas:Video 20detik]
(csb/csb)











































