Prediksi Lebaran 2026 versi Pemerintah-NU serta Jadwal Resmi Muhammadiyah

Prediksi Lebaran 2026 versi Pemerintah-NU serta Jadwal Resmi Muhammadiyah

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Rabu, 04 Mar 2026 08:00 WIB
Ilustrasi Lebaran Idul Fitri.
Ilustrasi Lebaran 2026. (Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim)
Palembang -

Penetapan Lebaran 2026 atau Hari Raya Idul Fitri 1447 H belum memiliki kepastian. Sebab, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat pada Kamis, 19 Maret 2026.

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri melalui maklumat resminya. Lantas seperti apa prediksi Lebaran 2026 versi pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) serta tanggal resmi dari Muhammadiyah?

Apa itu Lebaran?

Lebaran adalah istilah yang dipakai masyarakat Indonesia untuk menyebut Hari Raya Idul Fitri. Secara bahasa, Lebaran berasal dari bahasa Jawa yakni lebar berarti selesai atau usai. Sementara dalam bahasa Betawi, lebar adalah lapang atau luas hati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebaran identik dengan tradisi mudik, silaturahmi, saling memaafkan dan halal bihalal. Karena itu, penting untuk mengetahui tanggal pasti perayaan Lebaran agar bisa mempersiapkan diri dan keluarga untuk menyambutnya dengan penuh suka cita.

Tanggal Lebaran 2026 versi Pemerintah dan NU

Lebaran dirayakan setiap tanggal 1 Syawal dalam kalender Hijriah. Untuk itu, dilakukan penetapan dengan cara perhitungan hisab serta pemantauan hilal. Kedua metode ini dilakukan pemerintah untuk memutuskan tanggal perayaan secara pasti.

ADVERTISEMENT

Dilansir laman Kemenag, prosesi pemantauan hilal akan digelar pada Kamis, 19 Maret 2026, di seluruh Indonesia pada titik yang ditetapkan nantinya. Setelah hilal diamati, akan dilakukan sidang isbat pada hari yang sama di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta.

Pengumuman sidang isbat akan disampaikan setelah sholat Maghrib. Mengacu pada penetapan 1 Ramadhan bulan lalu, pemerintah mengumumkan hasil sidang isbat sekitar pukul 19.00 WIB. Masyarakat dapat menyaksikan pelaksanaan sidang melalui live streaming YouTube Kemenag dan Bimas Islam.

Sementara itu, bila merujuk pada kalender Hijriah terbitan Kemenag, 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Tanggal ini masih berupa prediksi dan bukan penetapan resmi.

Sama halnya dengan pemerintah, NU juga melakukan penetapan Hari Raya Idul Fitri dengan dua metode yakni hisab dan pemantauan hilal. Untuk prediksinya belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan hilal di akhir Ramadhan pada 19 Maret mendatang.

Tanggal Lebaran 2026 versi Muhammadiyah

Berbeda dengan pemerintah dan NU, Muhammadiyah lebih dulu menetapkan tanggal perayaan Idul Fitri. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah NOMOR 2/MLM/I.0/E/2025.

Dalam maklumat tersebut, 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Muhammadiyah menggenapkan Ramadhan menjadi 30 hari yang berakhir pada 19 Maret 2026.

Potensi Lebaran 2026 Berbeda

Bila melihat penetapan awal puasa antara Muhammadiyah dan pemerintah, kemungkinan akan terjadi perbedaan tanggal Lebaran 2026. Muhammadiyah melakukan puasa lebih dulu yakni tanggal 18 Februari 2026.

Sementara pemerintah dan NU menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026. Maka dari itu, potensi perbedaan bisa saja terjadi apabila pemerintah menggenapkan Ramadhan menjadi 30 hari dan merayakan Idul Fitri pada 21 Maret 2026.

Kemungkinan tersebut bisa saja tidak terjadi bila pemerintah memutuskan Ramadhan berakhir pada 19 Maret 2026 dan perayaan Idul Fitri pada 20 Maret 2026. Umat Islam, baik Muhammadiyah ataupun yang mengacu pada penetapan pemerintah akan merayakan Idul Fitri secara bersama-sama.

Perlu diingat lagi, potensi ini hanya prediksi dan bukan keputusan pasti. Umat Islam mesti menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan pada 19 Maret 2026 pukul 19.00 WIB.

Itulah penjelasan mengenai prediksi Lebaran 2026 versi pemerintah, NU, dan Muhammadiyah serta potensi terjadinya perbedaan. Semoga berguna, ya.




(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads