Duh, Hamparan Eceng Gondok Tutupi Aliran Sungai di OKI

Sumatera Selatan

Duh, Hamparan Eceng Gondok Tutupi Aliran Sungai di OKI

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Senin, 02 Mar 2026 05:01 WIB
Alat berat diturunkan menangani eceng gondok di aliran sungai di OKI
Foto: Alat berat diturunkan menangani eceng gondok di aliran sungai di OKI (Dok. Pemkab OKI)
OKI -

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ogan Komering Ilir (PUPR OKI) menurunkan alat berat membersihkan eceng gondok yang menutupi aliran sungai di Jembatan Desa Belanti, Kecamatan Sirah Pulau Padang. Gulma itu terlihat bak daratan, terbentang sekitar 1 hektare.

Kepala Dinas PUPR OKI Man Winardi mengatakan pembersihan dilakukan karena eceng gondok yang menumpuk sudah padat dan menghambat aliran sungai dan berpotensi memicu banjir.

"Eceng gondok tersebut menutupi area sekitar satu hektare dengan ketebalan mencapai satu meter. Proses pembersihan dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan alat berat," ujarnya, Minggu (1/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Katanya, gulma berukuran kecil dihanyutkan mengikuti arus air. Sedangkan gulma yang sudah padat dan bercampur sampah dibawa ke pinggir secara estafet.

"Lalu dimuat ke dump truk untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah," katanya.

ADVERTISEMENT

Winardi menjelaskan, upaya pembersihan sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir melalui kerja bakti bersama masyarakat. Namun, pertumbuhan eceng gondok yang cepat membuat penanganan manual tidak lagi efektif sehingga diperlukan alat berat.

Menurutnya, pembersihan akan terus dilakukan hingga aliran sungai kembali lancar dan bebas dari tumpukan gulma.

"Masih kita kerjakan terus sampai benar-benar bersih," katanya.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab OKI akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, guna mendapatkan dukungan teknis dan langkah penanganan yang lebih komprehensif.

Sementara itu, pemerintah desa setempat akan terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar penumpukan eceng gondok tidak kembali terjadi.

"Upaya ini diharapkan dapat menjaga kelancaran aliran sungai sekaligus meminimalisasi risiko banjir di wilayah tersebut," tukasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads