Zakat fitrah adalah kewajiab setiap muslim di bulan Ramadhan untuk membersihkan diri sekaligus mencukupi makanan bagi orang-orang yang kekurangan. Lalu, berapa besaran dan kapan waktu membayarnya?
Suami selaku kepala keluarga mengemban kewajiban untuk mengeluarkan zakat fitrah bagi istri dan anak-anaknya. Ketentuan besaran zakat fitrah mengacu pada sebuah hadis yang riwayat Ibnu Umar RA yang berbunyi sebagai berikut:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha' kurma atau satu sha' gandum atas umat muslim, baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Ia memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk salat," (HR. Bukhari Muslim).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Besaran Zakat Fitrah
Dikutip laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan acuan pada hadis di atas, besaran zakat fitrah yang ditunaikan umat muslim adalah beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.
Selain dari itu, ulama mengambil alternatif lain seperti Shaikh Yuzuf Qardawai membolehkan zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk uang yang setara dengan satu sha' gandum, kurma atau beras. Nominal zakat berupa uang dikeluarkan menyesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi.
Kapan Zakat Fitrah Dikeluarkan
Kewajiban menunaikan zakat fitrah adalah sejak awal Ramadhan dan paling lambat dilakukan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Sementara untuk penyaluran kepada penerima zakat atau mustahik paling lambat sebelum salat Idul Fitri dilaksanakan.
Syarat Wajib Mengeluarkan Zakat
Ada tiga syarat utama yang menjadi landasan diwajibkannya umat muslim membayar zakat fitrah. Berikut ini penjelasan mengenai syarat lengkapnya:
1. Beragama Islam
2. Hidup pada saat bulan ramadhan
3. Memiliki kelebihan kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri
Tata Cara Membayar Zakat Fitrah
Dilansir detikHikmah, berikut tata cara membayar zakat fitrah yang perlu diketahui muslim selama Ramadan sebagai berikut:
1. Ketahui Waktunya
Menunaikan zakat fitrah dimulai sejak awal bulan Ramadan hingga sebelum salat Idul Fitri. Waktu yang dianjurkan untuk mengeluarkan zakat adalah pada saat setelah waktu Subuh di tanggal 1 Syawal hingga sebelum melaksanakan salat Idul Fitri.
2. Menghitung Besaran Zakat Fitrah
Sebelum memberikan uang zakat kepada panitia, umat muslim dapat mengecek besaran yang wajib dikeluarkan. Ketentuan besaran zakat ditetapkan oleh pemerintah daerah masing-masing yang mengacu pada aturan syariat.
3. Membaca Doa
Ketika akan membayar, hendaklah membaca doa mengeluarkan zakat fitrah seperti yang dijelaskan sebelumnya. Doa tersebut dapat dibaca di dalam hati ataupun diucapkan secara lisan.
Doa Mengeluarkan Zakat Fitrah
Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩ Ψ§Ψ¬ΩΨΉΩΩΩΩΩΨ§ Ω ΩΨΊΩΩΩΩ ΩΨ§ ΩΩΩΩΨ§ ΨͺΩΨ¬ΩΨΉΩΩΩΩΩΨ§ Ω ΩΨΊΩΨ±ΩΩ ΩΨ§
Arab Latin: Allahummaj-'alha maghnaman wa la taj'alha maghraman.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah (zakatku) ini sebagai keberuntungan bagiku (untuk dunia dan akhiratku) dan janganlah Engkau menjadikannya sebagai denda (yang menimbulkan kegundahan di hatiku),"
Demikian penjelasan mengenai zakat fitrah di bulan Ramadhan lengkap dengan besaran, waktu membayar, dan doa yang dibaca. Semoga membantu, ya.
(mep/mep)











































