Puasa Ramadan: Pengertian, Rukun, hingga Hal-hal yang Membatalkan

Puasa Ramadan: Pengertian, Rukun, hingga Hal-hal yang Membatalkan

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Rabu, 25 Feb 2026 07:40 WIB
Ilustrasi berbuka puasa, buka puasa, dan bukber.
Ilustrasi puasa Ramadan. (Foto: Freepik)
Palembang -

Ramadan adalah bulan kesembilan dalam kalender Hijriah. Umat Islam diwajibkan melaksanakan puasa dan meningkatkan keimanan dengan cara melakukan berbagai macam ibadah seperti membaca Al-Quran.

Dalam menunaikan ibadah puasa Ramadan ada aturan yang perlu dipahami. Mulai dari rukun hingga hal-hal yang membatalkannya. Maka dari itu, setiap muslim perlu memahami perkara yang berkaitan dengan puasa.

Pengertian Puasa Ramadan

Puasa secara bahasa artinya menahan. Secara istilah adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan menjalankan syarat serta rukun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibadah puasa Ramadan adalah ibadah yang wajib dikerjakan oleh setiap muslim, baik orang kaya ataupun miskin, pejabat maupun rakyat biasa. Tujuan puasa ini adalah agar menjadi orang yang bertakwa yaitu taat menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya.

Dalil Puasa Ramadan

Ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan tertuang dalam surah Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi:

ADVERTISEMENT

يا يُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ.

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. "(QS. Al-Baqarah: 183).

Kemudian diperkuat dalam hadis Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW menerangkan puasa adalah salah satu rukun Islam. Berikut ini bunyi hadisnya:

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالْحَجِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Artinya: "Islam dibangun di atas lima (perkara, pondasi): Syahadat (bersaksi) bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad saw. sebagai utusan Allah, mendirikan salat, mengeluarkan zakat, haji ke Baitullah, dan berpuasa di bulan Ramadan."(HR. Al-Bukhari)

Syarat Wajib Puasa

Syarat wajib adalah segala hal yang bila disatukan, maka seseorang diwajibkan untuk berpuasa. Para ulama sepakat bahwa puasa Ramadan wajib dikerjakan oleh orang:

  • Islam
  • Berakal
  • Baligh
  • Sehat
  • Tidak sedang berpergian
  • Tidak sedang haid atau nifas

Sementara itu, ada beberapa orang tertentu yang tidak wajib menunaikan ibadah puasa. Di antaranya:

  • Orang kafir
  • Orang gila
  • Anak kecil

Syarat Sah Puasa

Puasa dikatakan sah apabila yang mengerjakan seorang muslim, mumayiz atau dapat membedakan yang baik dan tidak, suci dari haid dan nifas, serta dilakukan pada waktu yang tidak dilarang. Syarat ini mesti dipenuhi agar ibadah yang dikerjakan dapat diterima.

Rukun Puasa

Untuk melakukan ibadah puasa harus mengikuti ketentuan rukun agar ibadah yang dilakukan dapat disempurnakan dan diterima Allah SWT serta mendapatkan balasan pahala. Adapun rukun puasa yakni:

1. Niat Puasa

Niat artinya menyengaja. Apabila tidak berniat puasa, maka puasa yang dilaksanakan tidak sah. Adapun niat puasa Ramadan yakni:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Aku niat puasa esok hari untuk memenuhi kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala."

Niat puasa dilaksanakan pada malam hari, paling lambat sebelum waktu imsak datang. Jika khawatir lupa atau ketiduran, lebih baik niat sebelum tidur atau setelah salat Tarawih, baik secara sendiri atau berjamaah. Kalau tidak niat puasa, maka ibadah yang dilakukan tidak sah.

2. Menahan diri Makan, Minum, dan Hal-hal yang Membatalkan

Menahan diri yang dimaksud adalah menghindari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari waktu imsak hingga Maghrib tiba.

Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Berdasarkan hukum fiqih Ramadan, ada beberapa hal yang membatalkan puasa. Di antaranya:

1. Makan dan minum
2. Memasukkan sesuatu ke dalam lubang anggota tubuh dengan sengaja
3. Sengaja muntah
4. Hilang akal, seperti gila, pingsan, mabuk, dan sejenisnya
5. Haid dan nifas
6. Murtad

Demikian pengertian, syarat, rukun, hingga hal-hal yang membatalkan puasa Ramadan. Semoga berguna, ya.




(mep/mep)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads