Angin puting beliung disertai hujan badai terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Akibatnya, satu unit rumah milik warga di Dusun III Desa Muara Burnai I, Kecamatan Lempuing OKI rusak parah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Akibatnya rumah milik Marsyiah roboh karena diterjang angin puting beliung.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKI, Udayani mengatakan, rumah yang roboh akibat diterpa puting beliung milik Marsyiah. Untungnya dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun korban Marsyiah mengalami kerugian material," tuturnya, Senin (16/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Udayani, rumah yang terdampak dihuni satu Kepala Keluarga (KK). Saat ini petugas sudah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan korban terdampak serta menghitung perkiraan kerugian.
"Kami mengimbau kepada warga untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang dan hujan badai yang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani mengingatkan kepada masyarakat Sumsel untuk meningkatkan kewaspadaan, terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Hal ini dikarenakan seiring meningkatnya potensi hujan dalam beberapa hari ke depan.
"Di musim hujan saat ini memang perlu kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang dan angin puting beliung," kata Sinta.
Menurut Sinta, prakiraan cuaca untuk beberapa hari ke depan menunjukkan adanya peningkatan potensi hujan hampir di seluruh wilayah Sumsel.
"Kondisi ini dipicu oleh aktifnya gelombang Ekuatorial Rossby, serta pola belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan," tuturnya.
Berdasarkan prakiraan cuaca untuk beberapa hari ke depan terlihat adanya peningkatan potensi hujan hampir di seluruh Sumsel.
"Hal ini dipicu oleh aktifnya gelombang Ekuatorial Rossby, dan pola angin belokan menyebabkan pertumbuhan awan hujan yang signifikan," katanya.
(dai/dai)











































