Video memperlihatkan wali murid di salah satu SD Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, mengeluhkan menu MBG anaknya sudah basi hingga berjamur viral di media sosial.
Diduga, wali murid tersebut merupakan mantan anggota DPRD Muratara tahun 2019 - 2024 berinisial MH. Meresa difitnah, pihak SPPG pun melaporkan MH ke pihak kepolisian.
Dalam video viral tersebut memperlihatkan menu makanan MBG di salah satu SD di Kelurahan Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara, Sumatera Selatan berjamur. Terlihat nasi, ayam, dan tahu dalam MBG tersebut sudah busuk hingga berjamur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat hal tersebut, MH pun langsung mendatangi pihak sekolah dan komplain terkait menu MBG milik anaknya yang basi hingga berjamur tersebut.
MH kemudian langsung membuat video terkait menu MBG milik anaknya yang basi tersebut ke media sosial Facebook hingga akhirnya viral.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Sungai Jauh Priban Siswanto mengatakan video yang dibuat MH terkait tuduhan pihaknya memberikan MBG basi hingga berjamur tersebut tidak benar.
"Kita juga sudah kroscek ke pihak sekolah terkait dengan persoalan MBG tersebut. Pihak sekolah mengatakan itu menu MBG pada hari Sabtu (7/2/2026) dan baru dibuat video hingga akhirnya viral pada Rabu (11/2/2026)," katanya, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan memang pada hari tersebut menu MBG di sekolah tersebut yakni ayam. Namun pada hari Rabu pihaknya membuat menu ayam rica-rica dan hari Sabtu ayam gulai.
"Berdasarkan informasi dari pihak sekolah juga, menu MBG yang sempat viral itu merupakan menu pada Sabtu (7/2/2026). Menu itu disalin oleh anak tersebut ke kotak makan miliknya sendiri dan baru dibawa pulang ke rumah pada Rabu (11/2/2026)," jelasnya.
Merasa pihaknya dirugikan karena tuduhan yang tidak benar tersebut, Priban pun melaporkan hal tersebut ke Polres Muratara atas tuduhan pencemaran nama baik.
"Kemarin (11/2/2026) sudah kami laporkan ke Unit Pidsus Polres Muratara. Kami melaporkan MH yang membuat video viral tersebut," ungkapnya.
Sementara itu, Kanit Pidsus Satreskrim Polres Muratara Ipda Hendra membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut.
"Benar, kemarin mereka (pihak SPPG Sungai Jauh) datang ke Polres Muratara untuk membuat laporan terkait tuduhan MBG berjamur," katanya.
Terkait MH merupakan, mantan anggota DPRD Muratara, Hendra mengaku belum dapat memastikan hal tersebut lantaran pihaknya belum melakukan pemanggilan.
"Belum dapat kami pastikan. Saat ini akan kami tindak lanjuti laporan tersebut dan baru akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan," tuturnya.
(csb/csb)











































