Banyaknya kerusakan jalan di Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi perhatian banyak pihak. Komisi V DPR RI targetkan zero ODOL di Sumsel tahun 2027 agar perbaikan jalan dapat menjadi prioritas.
Perwakilan Komisi V DPR RI Roberth Rouw mengungkapkan beberapa faktor penyebab jalan rusak di Sumsel disebabkan oleh tingginya curah hujan hingga tingginya jumlah kendaraan, khususnya truk Over Dimension Over Load (ODOL), yang masih beroperasi.
"Jika bicara mengenai banyak jalan di Sumsel yang rusak, itu karena banyak dampak dan penyebabnya. Salah satunya banyak pemakai jalan, terutama ODOL yang masih beroperasi, ditambah curah hujan yang tinggi," ujarnya, Kamis (12/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal ini, pihaknya berencana untuk melakukan revisi Undang-Undang tentang Angkutan Jalan Raya agar permasalahan ODOL dapat ditangani lebih efektif.
"Sebentar lagi, Komisi V akan merevisi undang-undang tentang angkutan jalan raya. Ini penting agar kita bisa membenahi yang namanya ODOL dan sebagainya," tambahnya.
Selain itu, Komisi V juga telah bersepakat dengan asosiasi sopir truk untuk menargetkan zero ODOL pada tahun 2027. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kerusakan jalan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas.
"Kemarin kami juga sudah bersepakat dengan teman-teman asosiasi supir truk itu untuk nanti kita harap di tahun 2027 itu zero odol," kata dia.
Persiapan pemerintah pun sudah dilakukan menjelang momen-momen penting seperti libur Lebaran.
"Pemerintah juga sudah mempersiapkan fasilitas jalan menjelang Lebaran. Kami sudah rapat dengan teman-teman dari mitra untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat peningkatan harus terus dilakukan agar setiap tahun masalahnya tidak itu saja," jelasnya.
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
(dai/dai)











































