Upaya pengendalian banjir di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), mendapat perhatian serius. Pemerintah daerah bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk memperbaiki dan menambah infrastruktur agar risiko banjir dapat diminimalisir.
"Hari ini kita ada di sini untuk melihat fasilitas pengendalian banjir Kota Palembang, dan akan melakukan perbaikan serta penambahan prasarana untuk bisa memaksimalkan fasilitas ini agar ke depannya Palembang tidak lagi banjir," ujar perwakilan Komisi V DPR RI saat meninjau fasilitas pengendalian banjir, Kamis (12/2/2026).
Dia menyebut dari laporan Pemkot Palembang, jika tidak dilakukan penanganan segera maka banjir dapat berdampak pada 400 ribu masyarakat Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan laporan sekda tadi, bahwa jika tidak dilakukan penanganan sampai banjir itu yang terdampak sekitar 400 ribu masyarakat, jadi membutuhkan perhatian betul," tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam penyediaan lahan untuk mendukung proyek pengendalian banjir.
"Tugas dari kementerian sudah dilakukan, sekarang tinggal teman-teman di daerah untuk Pak Wali dan jajaran untuk penyediaan lahan. Karena ini belum bisa maksimal karena masih harus ada penambahan dan itu membutuhkan lahan, jika sudah bisa dilakukan saya kira penanganan banjir di Palembang bisa lebih baik lagi," jelasnya.
Sekda Kota Palembang Aprizal Hasyim bersyukur atas bantuan pemerintah pusat untuk pengendalian banjir di Sungai Bendung.
"Alhamdulillah Kota Palembang mendapatkan bantuan dari pusat untuk pengendalian banjir Sungai Bendung ini, jadi sepanjang jalur Sungai Bendung yaitu 17,5 km dan panjang sungai 5,4 km ini mudah-mudahan akan selesai dalam satu tahun ini," ujarnya.
Aprizal menambahkan, proyek ini telah memasuki tahap tender. "Yang kami dengar dari Komisi V dan Kementerian PU ini sudah berproses tender dan pada tahun ini dapat terlaksana dengan baik," katanya.
Terkait pembebasan lahan, Sekda menjelaskan bahwa pemerintah provinsi dan kota telah bekerja sama.
"Pembebasan lahan itu daerah alur sungai dan ada pembebasan lahan di Simpang Polda, dan Gubernur Sumsel sudah memberikan kepada pemerintah kota untuk membangun kolam retensi dan sudah dihibahkan oleh Gubernur untuk pembangunan ini," ujarnya.
Aprizal menegaskan pentingnya dukungan semua pihak untuk menyukseskan penanganan banjir.
"Semoga masalah banjir di Kota Palembang ini dapat teralisasi dengan baik, dan kita juga sudah dapat dukungan dari pemerintah pusat jadi kita harus berperan aktif untuk mengatasi dampak sosial dari pembangunan ini," tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
(dai/dai)
