10 Rumah di Kertapati Palembang Hangus Dilalap Api

Sumatera Selatan

10 Rumah di Kertapati Palembang Hangus Dilalap Api

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Kamis, 12 Feb 2026 12:20 WIB
Rumah terbakar di Kertapati, Palembang, sebabkan 10 rumah hangus.
Foto: Rumah terbakar di Kertapati, Palembang, sebabkan 10 rumah hangus. (Dok. Istimewa)
Palembang -

Kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (12/2/2026) dini hari. Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 10 unit rumah ludes dilalap api.

Peristiwa kebakaran ini terjadi pada pukul 12.00 WIB di Jalan Abi Kusni Cokrosuyoso, Lorong Kemana, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Kapolsek Kertapati AKP Angga Kurniawan mengatakan, berdasarkan informasi awal api diduga berasal dari salah satu rumah warga milik Deri Kurniawan (32).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Api diduga berasal dari rumah salah satu warga, kemudian cepat membesar dan merembet ke rumah lainnya karena lokasi pemukiman cukup padat," kata Angga saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Kamis (12/2/2026).

Menurut keterangan saksi, salah satu warga bernama Rudi Piantoni (41) ia melihat api sudah membesar saat dirinya sedang berada di tempat kerja sekitar pukul 02.00 WIB. Ia langsung berlari pulang sambil berteriak meminta bantuan warga.

ADVERTISEMENT

Saksi lainnya, bernama Yudi Irawan (54), mengaku melihat api muncul dari samping rumah Deri sebelum akhirnya membesar dan sulit dipadamkan.

Dalam kejadian tersebut, terdapat 10 rumah yang terdampak dan terbakar yakni milik warga bernama Anto, Rudi, Asral, Holihah, Yihadi, Detik, Sukni, Hendri, Rusmi dan Bot.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api berhasil dipadamkan setelah dibantu delapan unit mobil pemadam kebakaran Kota Palembang," kata Kapolsek.

Polisi telah melakukan sejumlah tindakan di lokasi kejadian, mulai dari mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, memeriksa saksi-saksi, hingga melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan.

"Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran," ujarnya.




(dai/dai)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads