Lagi, Pria di Bangka Tewas Diduga Diterkam Buaya

Bangka Belitung

Lagi, Pria di Bangka Tewas Diduga Diterkam Buaya

Deni Wahyono - detikSumbagsel
Rabu, 11 Feb 2026 19:20 WIB
Proses evakuasi jasad yang diterkam buaya di Bangka.
Foto: Proses evakuasi jasad yang diterkam buaya di Bangka. (Dok. Basarnas Babel)
Bangka -

Konflik buaya versus manusia kembali terjadi di wilayah Bangka Belitung (Babel). Kali ini, menimpa warga asal Kabupaten Bangka, Jauhari (40). Korban dilaporkan hilang diterkam buaya saat mancing dan ditemukan tewas tersangkut jaring ikan.

Peristiwa itu terjadi di Sungai Limbung, Desa Menduk, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, pada Selasa (10/2) malam.

"Korban yang sebelumnya dikabarkan diterkam buaya saat mencari ikan berhasil kita temukan tadi pagi pukul 08.40 WIB, tersangkut di jaring ikan dalam kondisi meninggal dunia," jelas Kepala Basarnas Babel Mikel Rachman Junika, Rabu (11/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata Mikel, korban ditemukan tak jauh dari lokasi dilaporkan hilang saat mencari ikan. Bermula saat Tim SAR Gabungan sedang penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu nelayan.

"Saat tim melakukan pengecekan terhadap sisi-sisi sungai, mereka mencurigai sebuah jaring ikan. Ketika jaring tersebut diangkat, terlihat tubuh korban tersangkut di dalamnya," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Mikel menjelaskan kronologi korban hilang yang diduga diterkam buaya Sungai Limbung. Dugaan ini muncul mengingat lokasi tersebut terkenal sebagai habitat buaya.

"Korban ini bersama 4 orang rekannya berangkat ke Sungai Limbung untuk menajur ikan. Setibanya di lokasi, mereka berpencar untuk memasang tajur di sepanjang sungai," terangnya.

Namun, tak lama, rekan korban mendengar suara teriakan yang disusul gemuruh air cukup besar dari arah sungai. Awalnya suara tersebut dikira bersumber dari hewan liar seperti monyet. Curiga, mereka mendatangi sumber suara tersebut.

"Tiba di lokasi, korban tidak ditemukan dan hanya menemukan senter milik korban dalam kondisi masih menyala dan mengapung di pinggir sungai. Kejadian itu lalu segera dilaporkan ke Kantor SAR Pangkalpinang," katanya.

Upaya pencarian dilakukan Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat sejak malam hari dengan memanfaatkan drone thermal. Karena waktu larut, pencarian dilanjutkan Rabu pagi dan jenazah korban ditemukan tersangkut jaring ikan. Setelah berhasil ditemukan, jenazah dievakuasi ke rumah duka di Desa Petaling.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads