Simak Syarat Wajib dan Sah Puasa Ramadan serta Perkiraan 1 Ramadan 2026

Simak Syarat Wajib dan Sah Puasa Ramadan serta Perkiraan 1 Ramadan 2026

Bagus Rahmat Nugroho - detikSumbagsel
Kamis, 12 Feb 2026 06:20 WIB
Ramadan Kareem photography, Lantern with crescent moon shape on the beach with sunset sky, 2024 Eid Mubarak  greeting background
Ilustrasi Ramadan (Foto: Getty Images/sarath maroli)
Palembang -

Penetapan hari pertama Ramadan merupakan momen penting yang ditunggu-tunggu umat muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pada bulan ini umat muslim diwajibkan untuk melaksanakan puasa satu bulan penuh.

Puasa Ramadan merupakan puasa yang diwajibkan oleh Allah SWT. Perintah untuk puasa ini termaktub dalam surah Al-Baqarah ayat 183, yang berbunyi:

ΩŠΩ°Ω“Ψ§ΩŽΩŠΩ‘ΩΩ‡ΩŽΨ§ Ψ§Ω„Ω‘ΩŽΨ°ΩΩŠΩ’Ω†ΩŽ Ψ§Ω°Ω…ΩŽΩ†ΩΩˆΩ’Ψ§ كُΨͺِبَ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’ΩƒΩΩ…Ω Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩΩŠΩŽΨ§Ω…Ω ΩƒΩŽΩ…ΩŽΨ§ كُΨͺِبَ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ§Ω„Ω‘ΩŽΨ°ΩΩŠΩ’Ω†ΩŽ مِنْ Ω‚ΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩΩƒΩΩ…Ω’ Ω„ΩŽΨΉΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩƒΩΩ…Ω’ ΨͺَΨͺΩ‘ΩŽΩ‚ΩΩˆΩ’Ω†ΩŽΫ™ - Ω‘Ω¨Ω£

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arab Latin: Yā ayyuhallaΕΌΔ«na āmanα»₯ kutiba 'alaikumuαΉ£-αΉ£iyāmu kamā kutiba 'alallaΕΌΔ«na ming qablikum la'allakum tattaqα»₯n

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

ADVERTISEMENT

Puasa Ramadan merupakan rukun Islam keempat sehingga pelaksanaannya harus memenuhi syarat wajib dan sah puasa. Berikut detikSumbagsel rangkum informasinya!

Syarat Wajib Puasa Ramadan

Dilansir dari buku Fikih karya Udin Wahyudin dkk. dan buku Puasa Bukan Hanya Saat Ramadan karya Ahmad Sarwat Lc, berikut ini adalah beberapa syarat wajib puasa Ramadan.

1. Beragama Islam

Puasa Ramadan diwajibkan bagi setiap orang yang beragama Islam baik laki-laki atau perempuan (jika tidak halangan). Tetapi bagi mereka yang tidak beragama Islam, kewajiban ini tidak berlaku.

2. Balig

Balig berarti seseorang telah mencapai usia dewasa sesuai dengan ketentuan syariat. Anak-anak yang belum balig tidak memiliki kewajiban untuk melakukan puasa Ramadan.

3. Berakal

Syarat lain seseorang yang telah wajib untuk menjalankan puasa adalah memiliki akal yang sehat. Seseorang yang mengalami gangguan akal, seperti pingsan atau gangguan jiwa, tidak diwajibkan untuk melaksanakan puasa.

4. Sehat

Puasa Ramadan juga diwajibkan untuk orang yang memiliki kondisi sehat. Jika seseorang muslim sedang sakit saat Ramadan, ia tidak wajib berpuasa. Namun, setelah sembuh tetap berkewajiban untuk mengganti puasa.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 185, yang artinya

"...Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan, (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain..."

Penyakit yang membolehkan seseorang tidak berpuasa adalah penyakit yang dapat bertambah parah atau memperlambat kesembuhan jika tetap dipaksakan berpuasa.

5. Mampu

Allah SWT hanya mewajibkan puasa Ramadan kepada orang yang memang masih sanggup menjalankannya. Akan tetapi, bagi seorang Muslim yang tubuhnya sudah lemah seperti telah lanjut usia dan secara fisik sudah tidak memungkinkan berpuasa, maka ia tidak diwajibkan berpuasa.

6. Bukan Musafir

Bagi seorang muslim yang sedang dalam perjalanan jauh (musafir) tidak diwajibkan untuk berpuasa Ramadan. Tetapi, puasa yang ditinggalkan tersebut wajib diganti di lain hari saat tidak dalam perjalanan jauh.

7. Suci dari Haid dan Nifas

Perempuan muslim yang sedang haid atau nifas tidak diwajibkan berpuasa. Bahkan, jika tetap melakukan puasa dalam kondisi tersebut, hukumnya menjadi haram.

Hal ini dijelaskan dalam hadits dari Aisyah RA,

"Kami (perempuan yang haid dan nifas) diperintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadha sholat." (HR Muslim)

Syarat Sah Puasa Ramadan

Dikutip dari buku Tuntunan Puasa menurut Al-Quran dan Sunah karya Alik al Adhim, syarat sah puasa adalah ketentuan yang perlu dipenuhi agar puasa yang dilakukan seseorang dinyatakan sah di hadapan Allah SWT, antara lain:

1. Niat

Bagi muslim yang menjalankan puasa wajib di bulan Ramadan tetapi tidak berniat, maka puasanya tidak sah. Ketentuan ini berlaku bagi puasa wajib. Sedangkan pada puasa sunah, niat masih boleh dilakukan pada siang hari.

2. Beragama Islam

Puasa hanya sah dilakukan oleh orang yang beragama Islam. Sedangkan bagi orang yang bukan beragama Islam melakukan puasa tidak akan mendapatkan pahala.

3. Suci dari Haid dan Nifas

Puasa tidak sah apabila dilakukan oleh seorang perempuan yang sedang dalam kondisi haid atau nifas.

4. Dilakukan pada Hari yang Diperbolehkan Puasa

Puasa harus dilakukan pada hari yang memang diperbolehkan. Jika puasa dilakukan pada hari yang dilarang, maka puasanya tidak sah, bahkan dapat menjadi haram.

Beberapa hari yang tidak boleh digunakan untuk berpuasa, antara lain:

  • Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal
  • Hari Raya idul Adha, 10 Zulhijjah
  • Hari Tasyrik tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah
  • Puasa sunnah yang dilakukan hanya pada hari Jumat
  • Puasa pada hari Syak, yakni tanggal 30 Syaban saat masih ragu apakah sudah masuk Ramadan atau belum

Niat Puasa Ramadan

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ غَدٍ ΨΉΩŽΩ†Ω’ أَدَاِؑ ΩΩŽΨ±Ω’ΨΆΩ Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±Ω Ψ±ΩŽΩ…ΩŽΨΆΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ω‡ΩŽΨ°ΩΩ‡Ω Ψ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ†ΩŽΨ©Ω Ω„ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Prediksi Awal Ramadan 2026 Menurut Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

1. Pemerintah

Pemerintah belum menetapkan secara resmi awal puasa Ramadan 2026. Keputusan ini akan diumumkan melalui sidang isbat Ramadan 1447 Hijriah. Berikut rincian acaranya:

  • Lokasi sidang: Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat
  • Pemimpin sidang: Menteri Agama Nasaruddin Umar
  • Link Live Streaming Sidang Isbat: YouTube Kemenag

Namun, jika mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag, awal puasa diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Tetapi tetap menunggu hasil sidang Isbat.

2. NU

Nahdlatul Ulama belum mengumumkan hasil keputusan resmi awal puasa 2026. NU masih menunggu hasil rukyatul hilal menjelang akhir bulan Syaban.

Meski demikian, berdasarkan prediksi kalender Almanak NU, 1 Ramadan kemungkinan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

3. Muhammadiyah

Berbeda dari pemerintah dan NU, Muhammadiyah telah menentukan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT), sehingga awal bulan Hijriah dapat ditentukan secara astronomis tanpa perlu menunggu hasil rukyatul hilal.

Demikian informasi mengenai syarat wajib dan sah puasa Ramadan, serta perkiraan 1 Ramadan 2026. Semoga bermanfaat ya!

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ini Bacaan Niat Puasa Selama 1 Bulan Penuh Ramadan"
[Gambas:Video 20detik]
(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads