Perbaikan jalan di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Jambi, akhirnya dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ruas jalan yang sebelumnya rusak dan kerap menyulitkan aktivitas warga kini berubah mulus berkat dukungan Dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
"Dengan diperbaikinya jalan ini dan telah kembali mulus tentu nantinya bisa dirasakan manfaatnya yang begitu besar dan tentu pula mobilitas warga diharapkan semakin lancar," kata Bupati Sarolangun Jambi, Hurmin, Selasa (10/2/2026)
Jalan Singkut 7 Sarolangun Jambi ini meliputi lima desa, yakni Pelawan Jaya, Batu Putih, Pematang Kolim, Lubuk Sepuh, hingga Mekar Sari. Jalan ini diperbaiki dengan panjang kurang lebih 12,5 kilometer serta biaya pembangunannya menelan anggaran lebih dari Rp 44 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hurmin berharap, agar jalan yang telah diperbaiki dan menjadi mulus tersebut dapat dijaga dan dirawat oleh masyarakat. Tidak hanya itu, selaku Pemerintah daerah, Hurmin juga menyampaikan rasa terimakasihnya atas perjuangan DPR RI Edi Purwanto yang turut membantu memperjuangkan jalan itu hingga mulus dan dinikmati warga.
"Saya harap ini bisa dirawat dengan baik jalan ini, dan kita juga harus tahu apa yang telah dibangun ini kita harap jangan sampai melupakan jasa dan perjuangan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di daerah Sarolangun," ujar Hurmin.
Usai dibangun, Jalan Singkut 7 itu ikut diresmikan, warga juga menyambut antusias atas diperbaikinya jalan tersebut. Dengan beroperasinya jalan ini, mobilitas juga dinilai warga semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih efisien, dan roda perekonomian masyarakat desa juga dapat terus bergerak.
Sementara, Anggota DPR RI Dapil Jambi, Edi Purwanto mengatakan jika pembangunan jalan tersebut sebagai upaya memperkuat konektivitas wilayah dan pelayanan dasar masyarakat di Sarolangun.
Edi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat dan menjadi prioritas pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan pembangunan antar wilayah. Ia menegaskan bahwa kehadiran APBN di daerah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Dengan jalan ini diperbaiki, tentu kondisi jalan juga lebih baik membuat mobilitas warga meningkat signifikan. Waktu tempuh yang sebelumnya memakan waktu lama kini jauh lebih singkat, sehingga distribusi hasil perkebunan, perdagangan, hingga aktivitas pendidikan dan kesehatan menjadi lebih lancar," kata Edi yang juga Ketua PDIP Jambi.
Dengan diperbaikinya jalan itu tentunya kata Edi, membuka peluang bagi pelaku usaha kecil dan petani untuk meningkatkan pendapatan. Perbaikan infrastruktur tersebut juga dinilai memberi efek berganda bagi pertumbuhan wilayah.
"Kita harap dengan jalan ini sudah bisa digunakan warga, maka arus barang dan jasa semakin lancar, konektivitas antar desa membaik, serta potensi investasi lokal mulai terbuka seiring meningkatnya aksesibilitas," ujar Edi.
Program Dana Inpres Jalan Daerah ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Edi menegaskan bahwa kehadiran APBN di daerah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Edi juga mengingatkan pentingnya menjaga jalan yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Salah satu hal yang ditekankannya adalah penertiban kendaraan over dimension over loading (ODOL) yang berpotensi merusak jalan dalam waktu singkat.
"Jalan ini dibangun dengan anggaran yang tidak kecil. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaganya, termasuk dengan menertibkan kendaraan ODOL agar umur jalan bisa sesuai perencanaan," tegasnya.
(dai/dai)











































