Pendaftaran KIP Kuliah 2026 resmi dibuka pada Selasa, 3 Februari 2026 kemarin. Pembukaan pendaftaran ini bersamaan dengan dimulainya Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Lantas apakah ada ketentuan khusus bagi siswa yang ingin mendaftar SNBP 2026 sekaligus KIP Kuliah?
Ketentuan ini penting dipahami agar peserta tidak mengalami kendala yang dapat berdampak pada proses pendaftaran SNBP 2026. Berikut detikSumbagsel sajikan ketentuan khusus yang perlu diketahui. Yuk, simak!
Ketentuan Khusus Pendaftar SNBP 2026 Untuk KIP Kuliah
Dilansir dari detikEdu, siswa yang mendaftar KIP Kuliah hendaknya melakukan pendaftaran terlebih dahulu di SIM KIP Kuliah sebelum mendaftar SNBP 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketentuan ini juga disampaikan dalam Sosialisasi Daring Pendaftaran dan Pembuatan Portofolio SNBP yang diadakan pada Selasa (3/2/2026). Koordinator SNBP Riza Satria Perdana mengatakan panitia SNPMB menyarankan peserta mendaftar KIP kuliah terlebih dahulu, sebelum mendaftar SNBP 2026.
"Bagi para pendaftar yang ingin juga mendaftarkan diri di KIP Kuliah begitu, maka kami menyarankan untuk mendaftar dulu di KIP Kuliah. Jadi jangan daftar SNBP dulu," jelasnya, disiarkan di kanal YouTube SNPMB ID.
"Daftar dulu di KIP Kuliah. Setelah selesai di sana, baru berikutnya dilanjutkan pendaftaran SNBP," lanjutnya.
Anjuran pendaftaran KIP Kuliah terlebih dahulu ini agar siswa tidak mengalami kendala saat melakukan sesi login siswa di portal SNBP yang dapat diakses pada tautan https://snbp.snpmb.id/.
Cara Pendaftaran KIP Kuliah 2026
- Buka tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.
- Klik menu "Login Siswa" di Pojok kanan atas.
- Setelah itu, siswa akan diarahkan ke laman "Masuk ke Akun"
- Bagi siswa yang belum memiliki akun, pilih opsi "Daftar Sekarang"
- Pada tahap pendaftaran, siswa diminta memasukkan NIK, NISN, NPSN, dan alamat email yang aktif.
- Sistem akan melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN.
- Jika proses validasi berhasil, sistem akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang didaftarkan.
- Selanjutnya, siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi seleksi nasional masuk perguruan tinggi sesuai jalur seleksi yang dipilih. Proses sinkronisasi dengan sistem tersebut akan dilakukan kemudian dengan skema host-to-host.
- Bagi calon penerima KIP yang dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, dapat dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi sebelum diusulkan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Besaran KIP Kuliah 2026
Besaran KIP Kuliah yang akan didapat terbagi ke dalam dua komponen utama yaitu biaya pendidikan dan biaya hidup. Dengan rincian:
1. Biaya Pendidikan
Prodi akreditasi Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta.
Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta.
Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta.
Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.
2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)
Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
Klaster 4: Rp 1,1250 juta per bulan
Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan
Cara Cek Status Penerima KIP Kuliah 2026
Kunjungi laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/penerima
Pastikan mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) dengan benar
Klik Cari maka status penerima akan muncul
Jadwal KIP Kuliah 2026
Pendaftaran Akun Siswa KIP-Kuliah: 3 Februari - 31 Oktober 2026
Demikian informasi mengenai ketentuan mendaftar SNBP 2026 bagi siswa yang juga ingin mendaftar KIP Kuliah. Semoga berguna, ya.
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
Simak Video "Video Mendiktisaintek Diminta Rayu Prabowo Tambah Anggaran KIP Kuliah"
[Gambas:Video 20detik]
(csb/csb)











































