Daun Kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman herbal yang memiliki beragam khasiat. Tanaman ini juga dijuluki "miracle tree" karena kaya akan nutrisi seperti vitamin, mineral, dan beta karoten.
Tanaman ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai negara, seperti Indonesia, India, Filipina, Sudan, Amerika Latin, dan Karibia. Meski mudah dijumpai, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat dari daun kelor itu sendiri.
Berikut detikSumbagsel sajikan informasi mengenai manfaat daun kelor dan cara mengolahnya. Yuk, simak!
10 Manfaat Daun Kelor
Dilansir dari laman Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Puskesmas Perampuan dan sumber lainnya. Berikut ini sejumlah manfaatnya:
1. Membantu Meredakan Peradangan
Manfaat pertama daun kelor adalah dapat berperan sebagai antiinflamasi dan meredakan peradangan. Peradangan terjadi akibat infeksi dari patogen yang menyerang tubuh, salah satu contohnya seperti mengalami cedera fisik akibat jatuh.
Apabila mengalami peradangan, detikers dapat mencoba memanfaatkan daun kelor karena memiliki kandungan quercetin yang mampu meredakan peradangan. Caranya, dengan menyeduh daun kelor menggunakan air atau teh panas, sesuai pilihan.
2. Menurunkan Kolesterol
Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung, stroke dan sebagainya. Manfaat daun lainnya adalah dapat menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwasannya daun kelor dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
3. Menangkal Radikal Bebas
Manfaat berikutnya dari daun kelor adalah dapat menangkal radikal bebas. Daun kelor memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Kandungan ini berperan mengikat radikal bebas yang berkeliaran, sehingga tidak sempat diserap oleh tubuh
4. Menjaga Kesehatan Hati
Daun kelor juga berpotensi melindungi organ hati dari kerusakan yang ditimbulkan akibat penggunaan obat-obatan tertentu, seperti antituberkulosis. Selain itu, tanaman ini juga disebut mendukung proses pemulihan fungsi hati.
Daun kelor memiliki kandungan berupa polifenol yang dapat meningkatkan kadar protein dalam hati. Meski demikian, konsumsi daun kelor sebaiknya dilakukan dalam jumlah wajar untuk menghindari gangguan pencernaan, seperti diare atau nyeri perut.
5. Menjaga Kesehatan Tulang
Salah satu manfaat dari daun kelor yang diolah menjadi air rebusan adalah mampu menjaga dan meningkatkan kesehatan tulang. Daun ini memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi di dalamnya dan berperan penting dalam menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.
6. Membantu Mengurangi Dampak Stres
Berdasarkan hasil dari sebuah penelitian dalam Journal of Pharmacology and Pharmacodynamics, disebutkan jika, daun kelor merupakan salah satu adaptogen alami. Artinya, tanaman ini memiliki kemampuan melindungi tubuh dari efek toksik yang ditimbulkan oleh stres.
7. Memperbaiki Suasana Hati dan Sistem Saraf
Sifat antioksidan yang terdapat dalam daun kelor dapat membantu melindungi tubuh dari gangguan saraf, seperti multiple sclerosis (MS), Alzheimer, nyeri neuropatik, dan depresi. Ilmuwan percaya bahwa tanaman ini memiliki sifat neuroprotektif, meski mekanismenya masih perlu diteliti lebih lanjut.
8. Meningkatkan Produksi ASI
Daun kelor juga diketahui memiliki manfaat yang dapat dirasakan ibu menyusui, yaitu membantu meningkatkan produksi ASI. Sebuah studi menyebutkan jika daun kelor dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada hari keempat sampai kelima setelah melahirkan bayi prematur.
9. Mendukung Perkembangan Organ Janin
Manfaat berikutnya yang dapat dirasakan ibu hamil adalah daun kelor dapat membantu tumbuh kembang organ pada janin. Tanaman ini memiliki kandungan vitamin A dan zat besi yang baik bagi perkembangan jantung, paru-paru, dan ginjal.
Vitamin B6 yang ada berperan untuk membantu meningkatkan fungsi otak dan sistem saraf janin. Selain itu juga terkandung asam folat, yang penting untuk pertumbuhan sel-sel tubuh, termasuk sel-sel organ janin serta zat besi yang dapat membantu dalam produksi sel darah merah yang penting untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke janin.
Meski demikian, konsumsi daun kelor tetap perlu diimbangi dengan asupan sayuran sehat lainnya.
10. Menjaga Kesehatan Kulit
Daun kelor juga memiliki manfaat kecantikan, khususnya untuk kulit wajah. Beberapa khasiat daun kelor adalah mencegah penuaan dini hingga mengurangi jerawat.
Hal ini dikarenakan daun kelor memiliki manfaat antimikroba yang dapat membantu mengatasi jerawat. Selain itu minyak alami daun kelor juga mengandung asam linoleate yang dapat membantu mengatasi jerawat secara alami.
Cara Mengolah Daun Kelor
1. Menjadikannya Sebagai Air Rebusan
Daun kelor dapat dikonsumsi secara tidak langsung dan caranya sederhana. Bagi detikers yang kurang menyukai rasa daun kelor, air rebusannya bisa menjadi alternatif.
Cara membuatnya yaitu dengan merebus daun kelor menggunakan air putih atau teh secukupnya. Setelah direbus, saring dan konsumsi air rebusannya saja.
2. Dijadikan Jus Hijau
Daun kelor juga bisa diolah menjadi jus, sama seperti sayuran hijau lainnya seperti bayam. Minuman dari sayuran ini sering disebut sebagai jus hijau.
Cara membuatnya dengan membersihkan daun kelor terlebih dahulu, lalu mencampurkannya dengan air. Untuk menambahkan rasa, detikers dapat menambahkan madu secukupnya. Setelah itu, haluskan menggunakan blender hingga tercampur rata dan jus siap dikonsumsi.
3. Diolah Menjadi Sayur
Cara lain mengkonsumsi daun kelor adalah dengan mengolahnya menjadi masakan sayur. Daun kelor dapat dimasak sebagai sayur bening, selayaknya sayur bayam dan jagung.
Selain itu, daun kelor juga bisa diolah menjadi tumisan, misalnya ditumis dengan bumbu sederhana layaknya tumis kangkung, sehingga lebih mudah dikonsumsi sebagai lauk pendamping nasi.
Demikian informasi mengenai 10 manfaat daun kelor beserta cara mengolahnya. Semoga bermanfaat.
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
Simak Video "Video: Manfaat Susu Tak Bisa Diganti Daun Kelor di Program Makan Bergizi Gratis"
(dai/dai)