Menurunkan berat badan menjadi tujuan banyak orang demi tampil lebih sehat dan percaya diri. Namun, masih banyak yang belum memahami perbedaan diet dan defisit kalori, bahkan sering menganggap keduanya sebagai hal yang sama.
Diet dan defisit kalori memiliki pendekatan yang berbeda meskipun keduanya saling berkaitan dengan pola makan. Diet lebih menekankan pengaturan kebiasaan makan, sementara defisit kalori berfokus pada pengurangan asupan energi agar berat badan cepat turun.
Lantas, mana yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan secara sehat? Berikut detikSumbagsel rangkum mengenai perbedaan diet dan defisit kalori yang perlu detikers ketahui. Yuk simak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan Diet dan Defisit Kalori
Dilansir jurnal berjudul Literature Study: Calorie Surplus Diet for Adolescents With Underweight oleh Kris Yusuf dkk dan laman siloam hospital, diet dan defisit kalori sama-sama berkaitan dengan pengaturan makan, namun dengan konsep yang berbeda.
Diet secara umum lebih merujuk pada cara mengatur pola makan sehari-hari untuk menjaga keseimbangan berat badan dan kesehatan tubuh. Untuk menerapkan diet yang baik dan benar tidak hanya berfokus pada jumlah makanan.
Namun juga pada kualitas dan kelengkapan nutrisi yang masuk dalam tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Tujuan diet adalah untuk membentuk kebiasaan makan sehat yang dapat diterapkan dalam jangka panjang.
Sementara itu, defisit kalori merupakan salah satu metode yang lebih spesifik dalam diet karena lebih berfokus pada jumlah kalori harian yang masuk kedalam tubuh. Metode ini bertujuan untuk menciptakan kondisi dimana kalori yang masuk harus lebih sedikit dibanding kalori yang dibakar tubuh.
Saat terjadi defisit kalori, tubuh akan menggunakan cadangan energy dari lemak untuk memenuhi kebutuhan energi, sehingga berat badan dapat turun perlahan. Perbedaan utama diet dan defisit kalori ini terletak pada pendekatannya.
Diet lebih menekankan pengaturan pola makan secara menyeluruh, sedangkan defisit kalori menitik beratkan pada perhitungan dan pengurangan kalori.
Mana yang Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan?
Secara umum, defisit kalori dinilai lebih efektif untuk menurunkan berat badan dibandingkan diet dalam pengertian umum. Hal ini karena defisit kalori bekerja secara langsung pada proses pembakaran lemak di dalam tubuh.
- Defisit kalori didasarkan pada prinsip ilmiah, yaitu tubuh akan menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi ketika asupan kalori lebih rendah daripada kebutuhan energi harian.
- Metode ini menjadi yang paling banyak diterapkan karena dianggap praktis dan efektif. Dalam sebuah penelitian pada mahasiswa, sebanyak 62,5% responden memilih diet rendah kalori dibandingkan diet rendah lemak.
- Defisit kalori juga memiliki target yang jelas, misalnya pengurangan sekitar 500-750 kkal per hari. Cara ini membantu pembakaran lemak di area seperti perut, paha, dan pinggul secara bertahap dan terkontrol.
Strategi Menurunkan Berat Badan yang Efektif
Untuk mencapai berat badan ideal yang efektif dan tetap sehat yakni dengan menggabungkan strategi defisit kalori dan diet sehat. Defisit kalori dapat digunakan sebagai target utama untuk menghitung kebutuhan kalori harian tubuh, lalu mengurangi asupan secara konsisten sesuai dengan kemampuan dan kondisi tubuh masing-masing.
Disisi lain, diet sehat dapat berperan sebagai pola makan jangka panjang, tetap makan tiga kali sehari sangat penting untuk menjaga metabolisme agar tidak lambat. Pemilihan makanan juga perlu diperhatikan, seperti mengonsumsi makanan tinggi serat dan protein, buah, sayur, serta daging tanpa lemak agar tubuh tetap kenyang dan kebutuhan gizi tercukupi.
Strategi ini akan semakin optimal jika didukung dengan aktivitas fisik secara rutin. Olahraga seperti jogging, jalan cepat, atau workout membantu meningkatkan pembakaran kalori, memperlancar metabolisme, serta menjaga keseimbangan zat gizi dalam tubuh selama proses penurunan berat badan.
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
(mep/mep)











































