Banjir di OKU Timur, Kemensos Dirikan Dapur Umum

Banjir di OKU Timur, Kemensos Dirikan Dapur Umum

Ihfadzillah Yahfadzka - detikSumbagsel
Sabtu, 10 Jan 2026 06:01 WIB
Banjir di OKU Timur, Kemensos Dirikan Dapur Umum
Foto: Banjir di OKU Timur, Sumsel (Dok. Istimewa/Tangkap Layar)
Jakarta -

Banjir melanda Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Kementerian Sosial (Kemensos) mendirikan dapur umum dan mengirim bantuan logistik untuk korban banjir di daerah tersebut.

Dilansir detikNews, bantuan dari Kemensos ini untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pihaknya terus dikerahkan untuk memastikan bantuan tersalurkan dan kebutuhan konsumsi warga terpenuhi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim di lapangan terus bekerja menyalurkan bantuan juga mendirikan dapur umum," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (9/1/2026).

Diketahui, hujan deras yang terjadi sejak Rabu (7/1) malam hingga Kamis (8/1) pagi menyebabkan Sungai Muara Bala meluap dan merendam beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten OKU Timur dengan ketinggian banjir di berbagai titik berkisar 1-2 meter.

ADVERTISEMENT

Hingga kini banjir mulai surut di beberapa titik. Namun, permukiman warga yang berada di wilayah cekungan, masih terendam banjir dengan ketinggian 1 meter lebih.

Adapun sebanyak 489 kepala keluarga terdampak banjir dari berbagai lokasi, yakni Kecamatan Belitang III, Kecamatan Belitang, Kecamatan Belitang Mulya, dan Kecamatan Semendawai Suku III.

Gus Ipul mengungkapkan bantuan yang akan didistribusikan bagi warga terdiri dari makanan siap saji sebanyak 2.000 paket, makanan anak 1.000 paket, family kit 500 paket, kidsware 300 paket, selimut 400 lembar, kasur 800 lembar, dan tenda gulung 400 lembar.

"Bantuan logistik Kemensos untuk penanganan banjir OKU Timur didistribusikan melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan. Barang dikirim hari ini," kata Gus Ipul.

Dia menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah setempat guna memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat proses penanganan dampak bencana.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads