Kucing merupakan salah satu hewan yang paling banyak dipelihara oleh manusia, selain anjing. Walaupun begitu, banyak dari orang-orang mencari tahu cara mengusir kucir dari palfon rumah.
Hewan yang dikenal jinak, cerdas, dan memiliki gerak yang lincah ini, ternyata sedikit agresif dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Secara ilmiah, kucing dikenal dengan nama Felis silvestris catus atau sering disebut juga Felis catus.
Kucing termasuk mamalia karnivora dari keluarga Felidae dan memiliki indra penciuman yang cukup tajam, sehingga sangat peka terhadap bau di sekitarnya. Penciuman kucing yang begitu sensitif tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara untuk mengusirnya, ketika kucing sedang berada di plafon rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenal Karakter Kucing
Mengutip Jurnal Dharmakarya: Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol. 9 No. 2 Tahun 2020 karya Dwi Utari Rahmiati dkk., kucing termasuk hewan yang memiliki kemampuan berkembang biak dengan sangat cepat.
Masalah kepadatan kucing liar dan kucing domestik yang hidup bebas telah menjadi persoalan global. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesejahteraan kucing, tetapi juga meningkatkan risiko penularan penyakit dari hewan ke manusia, yang disebut dengan zoonosis.
Selain itu, populasi yang berlebihan menyebabkan persaingan ketat dalam memperoleh makanan, yang pada akhirnya menghambat terpenuhinya standar kesejahteraan hewan.
Upaya pengendalian kucing dapat dilakukan sejak tahap pencegahan perkawinan atau pembuahan. Tanpa kontrol yang memadai, jumlah kucing terus bertambah dan sulit dikendalikan.
Jenis-jenis Kucing
Dalam klasifikasi biologis, kucing terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu:
1. Felis catus, yaitu kucing domestik.
Secara teknis merupakan subspesies dari Felis silvestris, sehingga nama lengkapnya adalah Felis silvestris catus. Namun, karena telah lama mengalami proses domestikasi, kucing peliharaan sering disebut sebagai spesies tersendiri, yaitu Felis catus.
2. Felis silvestris, kucing liar.
Merupakan spesies induk yang mencakup berbagai subspesies kucing liar di berbagai belahan dunia, seperti kucing liar Eropa, felis silvestris silvestris, dan kucing liar Afrika, felis silvestris lybica.
Cara Mengusir Kucing dari Plafon Rumah
Karena memiliki indra penciuman yang kuat, kucing cenderung tidak menyukai aroma tertentu. Oleh sebab itu, untuk mengusir kucing secara alami, dapat digunakan bahan-bahan berbau menyengat seperti lemon atau jeruk, serai, serta bawang putih.
Adapun beberapa cara untuk mengusir kucing yang bersarang di tempat tersembunyi, antara lain:
- Meletakkan makanan sebagai umpan agar kucing keluar dari persembunyiannya, sambil memperhatikan jalur keluar masuk kucing agar umpan dapat ditempatkan dengan tepat.
- Memutar rekaman suara kucing untuk memancingnya keluar, karena kucing mengira suara tersebut berasal dari sesamanya.
- Menutup akses menuju sarang atau tempat persembunyian setelah kucing keluar untuk mencari makan.
Nah detikers, itulah ulasan tentang, cara mengusir kucing dari plafon rumah. Semoga bermanfaat ya!
(mep/mep)











































