Polisi Surati DPRD Bone Minta CCTV TKP Ketua Andi Tenri Diduga Aniaya Staf

Polisi Surati DPRD Bone Minta CCTV TKP Ketua Andi Tenri Diduga Aniaya Staf

Agung Pramono - detikSulsel
Sabtu, 01 Agu 2026 10:15 WIB
Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan.
Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan. Foto: (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Polisi menyurati DPRD Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk meminta rekaman CCTV di lokasi kejadian Ketua DPRD Andi Tenri Walinonong yang diduga menganiaya staf PPPK paruh waktu bernama Yuli Nofita Sari (29). Selain itu, polisi juga menyurati RSUD Tenriawaru untuk meminta hasil visum korban.

"Kami bersurat ke DPRD terkait permintaan CCTV. Kemudian bersurat ke RSUD permintaan hasil visum," ujar Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan kepada detikSulsel, Sabtu (1/8/2026).

Alvin mengatakan, penyidik juga telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus ini. Pihaknya mengagendakan saksi lainnya diperiksa pekan depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Langkah yang sudah dilakukan kami sudah memeriksa sementara 2 saksi, melakukan olah TKP. Untuk sementara kita jadwalkan saksi-saksi lain mulai pekan depan," katanya.

Alvin menyampaikan, kedua saksi tersebut merupakan saksi dari pelapor dan pelapor sendiri. Sementara untuk saksi lainnya penyidik akan menyampaikan ke publik setelah dilakukan pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

"Sementara kami periksa saksi dari pihak pelapor. Inisialnya AR dan korban sendiri (Yuli). (Saksi lainnya) nanti kami akan sampaikan di pekan depan," jelasnya.

Diketahui, Andi Tenri dilaporkan ke polisi usai diduga menganiaya stafnya di kantin DPRD Bone pada Rabu (22/7). Andi Tenri diduga melumuri kue dan menyiram air ke wajah stafnya di depan umum.

Polisi hingga saat ini masih fokus mengumpulkan saksi dan bukti. Penyidik belum mengagendakan pemeriksaan terhadap Andi Tenri dengan dalih masih menunggu keterangan saksi dari pelapor.

"Tunggu keterangan saksi yang lain dulu, baru mengarah ke beliau (Andi Tenri) terlapor," kata Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan kepada detikSulsel, Senin (27/7).

Sementara itu, Yuli sebagai pelapor sudah mengajukan 11 saksi dari pejabat hingga staf sekretariat DPRD Bone ke polisi. Kendati begitu, para saksi yang berada di lokasi kejadian belum mau memberikan keterangan.

"Saksi dari pelapor sudah diajukan oleh pelapor, tapi gak ada yang mau datang. Tapi, insyaallah kami jadwalkan minggu depan," pungkasnya.



(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads