Penampakan CCTV Dekat TKP Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Dilaporkan Rusak

Penampakan CCTV Dekat TKP Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Dilaporkan Rusak

Agung Pramono - detikSulsel
Sabtu, 25 Jul 2026 16:20 WIB
Penampakan CCTV dekat TKP Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong diduga menganiaya staf Yuli Nofita Sari.
Penampakan CCTV dekat TKP Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong diduga menganiaya staf Yuli Nofita Sari. Foto: (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Kuasa hukum staf PPPK paruh waktu bernama Yuli Nofita Sari (29) menerima laporan kamera pengawas alias CCTV di dekat kantin lokasi Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong diduga melakukan penganiayaan rusak. Pihak kuasa hukum kini menunggu polisi memastikan kondisi CCTV tersebut.

Pantauan detikSulsel, Sabtu (25/7/2026), CCTV itu bermerek Hikvision 2MP DS-2CE16DOT-EXLPF Smart Hybrid Light Colorvu. CCTV terpasang di area depan masjid lama DPRD Bone.

Tampak ada jaring laba-laba yang mengelilingi CCTV tersebut, hingga kabelnya bergelantungan. Dari informasi yang dihimpun, pusat kendali CCTV berada di ruangan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bone.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CCTV itu mengarah ke parkiran depan kantin lokasi Andi Tenri diduga menganiaya Yuli. Belum dipastikan apakah CCTV itu bisa mencakup TKP dugaan penganiayaan.

ADVERTISEMENT

Sekwan DPRD Bone Andi Muhlis yang dikonfirmasi sekaitan dengan CCTV tersebut tidak memberikan respons. Baik melalui pesan WhatsApp maupun panggilan telepon.

Kuasa hukum Yuli, Aly Arisandi mengaku menerima laporan jika CCTV itu rusak. Sehingga, pihaknya ingin memastikan apakah CCTV itu benar-benar rusak atau tidak ke pihak kepolisian.

"Tentunya ada yang berkembang terkait pada persoalan perkara ini, ternyata kita ada di TKP melihat kondisi CCTV. Tentunya yang punya kewenangan itu adalah penyidik untuk memeriksa CCTV itu, apakah betul rusak atau tidaknya," ujar Aly kepada wartawan, Sabtu (25/7).

Aly mengatakan, CCTV yang berada di dekat kantin itu belum bisa dipastikan sepenuhnya rusak. Hasil penyelidikan polisi nanti yang bisa memastikannya.

"Tentunya hasil penyidikan nanti akan memunculkan (apakah CCTV itu betul rusak atau tidak)," katanya.



(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads