Warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), digegerkan dengan ular sanca atau piton sepanjang 4 meter yang masuk di kandang ternak sapi. Damkar Bone pun turun tangan melakukan evakuasi.
"Ada ular sanca sekitar 4 meter lebih masuk di kandang ternak saya. Makanya saya melapor ke Damkar untuk dilakukan evakuasi," ujar warga Desa Awo, Kadir kepada detikSulsel, Selasa (10/3/2026).
Peristiwa itu terjadi di Dusun Karella, Desa Awo, Kecamatan Cina, Bone, Senin (9/3) sekitar pukul 10.28 Wita. Ular tersebut ditemukan saat ternak akan diberikan makanan.
"Saya hendak memberi makan hewan peliharaan, namun justru mendapati seekor ular besar melingkar di dalam kandang. Saya langsung kaget saat melihatnya dan lari keluar," sebut Kadir.
Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Prasarana Damkar Bone Fahmi menyampaikan, personel sempat memanggil ambulans UPT Puskesmas Cenrana. Ambulans disiagakan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
"Kami menurunkan 1 regu untuk melakukan evakuasi ular sanca itu. Kami memanggil ambulans juga untuk berjaga-jaga, dan alhamdulillah hanya butuh 15 menit mengevakuasi ular tersebut dari kandang ternak," ucapnya.
Warga diimbau untuk waspada di sekitar area kebun, persawahan, dan semak belukar yang menjadi habitat alami ular. Menurut Fahmi, kemunculan ular dipicu perubahan cuaca, kondisi lingkungan yang lembap, serta banyaknya sumber makanan seperti tikus di sekitar rumah maupun kandang ternak.
"Kami mengimbau masyarakat agar rutin membersihkan lingkungan rumah, memangkas semak-semak, serta memastikan kandang ternak tetap aman dan tertutup. Hal ini penting untuk mencegah ular masuk ke area permukiman," jelasnya.
Dia juga meminta warga segera memanggil petugas jika menemukan satwa liar. Damkar Bone mengimbau masyarakat tidak melakukan evakuasi seorang diri.
"Kami juga meminta warga untuk tidak mencoba menangkap ular sendiri apabila ukurannya besar atau berpotensi membahayakan. Masyarakat disarankan segera melaporkan kepada petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman," sambung Fahmi.
Simak Video "Video: Lansia 'Pembentang Ular' di Jaktim Sebut Motor Tak Lagi Naik Trotoar"
(sar/asm)