detikUpdate
Video Kena Intimidasi di Singapura, Band Massive Attack Buka Suara!
Selasa, 04 Agu 2026 10:53 WIB
Usai aksi pengibaran bendera Palestina di atas panggung, para personel band diisolasi dan diinterogasi secara terpisah. Tak hanya itu, kamar hotel beberapa anggota turut digeledah dan paspor mereka sempat disita. Pihak otoritas Singapura bahkan memberikan peringatan keras serta melarang dua anggotanya untuk kembali memasuki negara tersebut.
Melalui pernyataan resminya, Massive Attack menegaskan rasa bangganya dapat menyuarakan solidaritas bersama para penggemar di Singapura. Mereka menilai aksi tersebut adalah kewajiban moral di tengah penindasan dan genosida yang terjadi di Palestina, sekaligus mengkritik pembatasan kebebasan berekspresi.

Komentar Terbanyak
Disandera Perompak Somalia, Kapten MT Honour dkk Sudah Sebulan Tanpa Kabar
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyok Terduga Maling Motor di Morowali
Ancaman Sanksi PTDH untuk Kepala SMP di Tator Larang Siswi Pakai Jilbab