Kabar pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares yang mengundurkan diri dari tim Juku Eja karena permasalahan gaji membuat suporter terkejut. Para suporter meluapkan emosi dan kesedihannya atas perpisahan dengan Bernardo.
"Tentu ini menjadi berita yang sangat mengejutkan dan membuat kita sedih, khususnya para pecinta sepakbola Sulawesi Selatan. Dan ini menjadi pukulan buat kami suporter PSM. Manajemen sangat memalukan," ungkap Ketua Maczman Parepare, Saifullah Ogi kepada detikSulsel, Rabu (1/10/2025).
Menurutnya, Bernardo selama melatih PSM sudah menorehkan prestasi yang luar biasa. Prestasi yang paling membanggakan yakni mengantar PSM menjadi juara liga 1 musim 2022/2023.
"Bernardo Tavares telah banyak menorehkan prestasi. Baik tim maupun individu. Kurun waktu 3 tahun. Beliau berhasil mempersembahkan trofi Liga 1 Indonesia. Ini terbilang sukses," pujinya.
Saifullah mengatakan, Bernardo sudah menjadi idola bagi para suporter PSM dan pecinta sepakbola Sulsel. Bagi dia, Bernardo bekerja dengan profesional dan mencintai PSM.
"Dengan kehebatan beliau, kecerdasan, ketulusan serta kecintaannya kepada PSM beliau menjadi idola bagi pecinta sepakbola khususnya Sulawesi Selatan," ujarnya.
Dia turut mengucapkan terima kasih kepada Bernardo atas kecintaan dan dedikasinya selama melatih PSM Makassar. Sebagai suporter, dia mengaku belum maksimal membantu Bernardo dan PSM Makassar.
"Intinya adalah, Terima kasih coach! Maafkan kami supporter yang mungkin belum maksimal dalam mendukung tim kebanggaan kita PSM Makassar. Tetaplah rendah hati coach," katanya.
Sementara itu, Ketua Laskar Ayam Jantan (LAJ) Parepare, Muhammad Ishak menilai keputusan Bernardo untuk mundur adalah langkah yang bijak. Bernardo memilih mundur di jeda kompetisi untuk memberi waktu PSM mencari pelatih baru.
"Sebuah langkah bijak, pelatih mengambil keputusan di waktu jeda internasional. Artinya PSM punya waktu untuk menunjuk pelatih baru," ujarnya.
Simak Video "Video Viral Pemain PSM Victor Luiz Hendak Memukul Warga di Jalanan Makassar"
(ata/ata)