Bernardo Tak Ambil Risiko Mainkan Yakob Lawan Persis Solo Usai Bela Timnas

PSM Makassar

Bernardo Tak Ambil Risiko Mainkan Yakob Lawan Persis Solo Usai Bela Timnas

Alfiandis - detikSulsel
Rabu, 28 Sep 2022 20:07 WIB
Pemain PSM Makassar Yakob Sayuri (kiri) berusaha melewati hadangan pemain PSS Sleman Derry Rachman (kedua kiri) pada Pertandingan perebutan tempat ke tiga Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (24/4/2021). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc.
Pemain PSM Makassar Yakob Sayuri Foto: ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA
Solo -

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares tidak ingin mengambil risiko memainkan Yakob Sayuri melawan Persis Solo di pekan ke-11 BRI Liga 1 musim 202//2023. Pemain sayap Juku itu bermain penuh bersama Timnas Indonesia melawan Curacao di FIFA Matchday.

Pertandingan Persis Solo melawan tim tamu PSM Makassar akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, kamis (29/9/2022) kick-off pertandingan pukul 17.00 Wita.

"Yakob bermain 90' menit sebelumnya (bersama Timnas Indonesia) dan ini harus sebelumnya dipikirkan (main melawan Persis Solo)," terang Bernardo Tavares dalam sesi pre match konferensi pers, Rabu (28/9).


Yakob Sayuri dan Ramadhan Sananta langsung bergabung dengan skuad Juku Eja di Solo tadi siang, setelah membela Timnas Indonesia di laga kedua FIFA Matchday melawan Curacao (27/9).

Sebelumnya, Yakob sering dipercaya pelatih Shin Tae-yong tampil penuh bersama skuad Garuda di dua laga FIFA Matchday melawan tim berjuluk La Familia Azul. Partai pertama berlangsung Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada (24/9) lalu di leg kedua di Stadion Pakansari Bogor (27/9).

Namun, pelatih Bernardo sedikit kecewa melihat pemainnya tampil full di laga terakhir Timnas Indonesia. Seharusnya Yakob diberi waktu istirahat lebih awal sehingga dirinya dapat dimainkan melawan Persis Solo.

"Kalaupun ada pemain harus pergi ke Timnas, dan mereka akan dipakai secara penuh dua kali 90 menit, dan jadwal untuk pemain tersebut bermain di timnya harusnya diberikan waktu," jelasnya.

Pelatih asal Portugal ini juga menjelaskan, jika pemainnya tersebut hanya mendapatkan istirahat tidak cukup 48 jam dari laga Timnas Indonesia ke laga PSM melawan Persis Solo. Kondisi ini membuat dirinya tidak ingin mengambil risiko memainkan Yakob di partai tersebut.

"Dari jam 8 sampai dengan pertandingan kita untuk di tanggal 29 (Sepember) itu tidak cukup 48 jam," imbuh Bernardo.

Pelatih berlisensi UEFA Pro ini juga mengkritik federasi terkait pengaturan jadwal Liga dan partai internasional yang tidak sejalan. Bukan tanpa alasan, laga FIFA Matchday dan kompetisi hanya berselang 2 hari.

"Saya mempertanyakan tolonglah siapa yang menyusun jadwal pertandingan liga dan pertandingan Internasional agar memang memperhatikan jarak antara pertandingan tersebut," tegasnya.



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/sar)