Sepak Terjang Appi Pimpin PSM 7 Tahun: 1 Trofi-Final AFC Cup Zona ASEAN

PSM Makassar

Sepak Terjang Appi Pimpin PSM 7 Tahun: 1 Trofi-Final AFC Cup Zona ASEAN

Abadi Tamrin - detikSulsel
Rabu, 28 Sep 2022 10:24 WIB
Direktur Utama PSM Munafri Arifuddin dan Pelatih Bernardo Tavares
Munafri Arifuddin dan Pelatih Bernardo Tavares. Foto: (Instagram PSM Makassar)
Makassar -

Estafet Direktur Utama PSM Makassar berganti setelah 7 tahun lamanya. Munafri Arifuddin (Appi) digantikan oleh Sadikin Aksa.

"Saya hampir 7 tahun dengan PSM dengan segala suka dan dukanya dengan segala kekurangan dan kelebihan yang kita sudah lakukan. Tetapi saya sangat yakin bahwa pak Sadikin harusnya bisa lebih baik mengelola PSM dari pada saya," kata Appi kepada detikSulsel, Selasa (28/9/2022).

Appi terhitung menjabat sebagai Direktur Utama PSM sejak 29 Januari 2016. Saat itu, Appi menggantikan Rully Habibie yang diangkat menjadi salah satu komisaris.


Di awal kepemimpinannya, PSM memulai start buruk. Saat kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016 baru berjalan 3 pekan, PSM mendepak Luciano Leandro dari kursi kepelatihan.

Estafet kepelatihan dilanjutkan oleh Budiardjo Thalib untuk sementara hingga manajemen PSM menunjuk Robert Rene Alberts sebagai pelatih baru. Di tangan Robert, PSM tidak begitu saja langsung membaik. Tim Juku Eja harus rela terjerembab di papan bawah klasemen pada putaran pertama.

Performa PSM baru mulai menanjak pada putaran kedua ISC 2016. Saat PSM mendatangkan 4 pemain asing, mulai Kwon Jun (Korea Selatan) dan Luis Ricardo (Brasil), serta Ronald Hikspoors dan Wiljan Pluim (Belanda).

Bersama Wiljan Pluim dkk PSM pun menjelma menjadi tim kuat. Pada akhir musim ISC 2016, PSM finish di posisi 6 klasemen dari awal musim yang kesulitan keluar dari ancaman zona degradasi.

"Ini yang saya maksud, dari awal kita bangun PSM yang dari bukan apa-apa menjadi tim yang disegani di liga Indonesia. Hingga kita membawa trofi Piala Indonesia ke Makassar dan kembali tampil di kompetisi Asia," jelasnya.

Di tangan dingin Appi, PSM meraih 1 trofi Piala Indonesia pada musim 2018/2019. Sedangkan di Liga 1, PSM finish sebagai runner-up pada musim 2018 dan di peringkat ke-3 pada musim 2017.

Pencapaian tertinggi Appi adalah ketika membawa PSM ke final AFC Cup Zona ASEAN pada musim 2022. PSM menjadi klub pertama di Indonesia yang bisa lolos ke fase tersebut.

Di Liga 1 musim ini, Appi meninggalkan PSM dengan pencapaian fantastis. Tim Juku Eja menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan hingga eksis di peringkat ke-2 klasemen sementara.

"Saya menganggap beliau (Sadikin Aksa) bisa menjadi sosok Dirut yang bisa lebih baik dan beliau ini bukan orang yang baru dalam dunia sepak bola. Sehingga saya sangat yakin dengan kemampuan managerial yang beliau miliki harusnya bisa lebih baik dari pada apa yang bisa saya lakukan," jelas Appi.

Tidak lagi menjabat sebagai Dirut PSM, Appi diamanahkan sebagai Komisaris Utama PSM dengan menggantikan Subhan Aksa.



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/nvl)