Polisi membubarkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan penyerangan ke warga di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebanyak tujuh orang diamankan bersama lima kendaraan dan sejumlah busur panah.
Kapolsek Makassar, Kompol Mustari mengatakan pihaknya mendapat informasi terkait rencana para pemuda itu melakukan penyerangan di Rappocini pada Minggu (23/8). Opsnal Polrestabes bersama Polsek Makassar yang tiba di lokasi sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara.
"Jadi informasi baik dari Intel Polres dengan Opsnal di Polsek, ada mau melaksanakan penyerangan sehingga di Rappocini itu kumpul anak-anak muda termasuk dari luar. Untuk mengantisipasinya kita cepat membubarkan," kata Mustari kepada wartawan, Minggu (23/8/2026).
Dia mengungkapkan sebanyak 7 orang diamankan terkait dugaan aksi penyerangan itu. Polisi juga mengamankan lima motor dan sejumlah anak panah busur di sekitar lokasi.
"Ada kendaraan lima dan untuk busur kita dapat barang buktinya dan anak-anak muda yang kita dapat itu ada sekitar tujuh orang," beber Mustari.
Mustari menjelaskan, para remaja tersebut diduga berkumpul setelah membuat janji dengan motif ingin terkenal di kelompoknya. Namun, sebagian di antaranya disebut tidak saling mengenal karena bukan merupakan warga Rappocini.
"Dia janjian, banyak juga yang tidak kenal kumpul-kumpul di situ. Kayaknya salah satunya ini mau terkenal. Karena pada dasarnya banyak yang tidak baku kenal hanya ngumpul di situ sehingga melaksanakan aksi-aksi yang tidak diinginkan," jelasnya.
Polisi memastikan ketujuh orang yang diamankan akan diproses sesuai peran masing-masing. Mustari menegaskan pihaknya mendapat perintah untuk melakukan tindakan tegas terhadap pihak yang terlibat.
"Itu sudah jelas (pelaku ditindak tegas) perintah pimpinan kita bapak Kapolrestabes (Makassar) tindakan tegas dan proses tuntas," tegas Mustari.
Dia menambahkan personelnya akan meningkatkan patroli di sekitar lokasi. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya serangan balasan atau aksi saling serang.
"Jadi diantisipasi jangan sampai ada serangan-serangan balik atau mungkin saling serang. Jadi ke depannya kita antisipasi minimal mobil patroli kita stand by di sana," pungkas Mustari.
Simak Video "Menikmati Kelezatan Konro Iga Bakar di Restoran Kota Makassar"
(hsr/sar)