Dendam Picu Penyerangan Pakai Busur-Badik di Makassar, 9 Remaja Ditangkap

Dendam Picu Penyerangan Pakai Busur-Badik di Makassar, 9 Remaja Ditangkap

Syachrul Arsyad - detikSulsel
Senin, 03 Agu 2026 15:30 WIB
Polisi menangkap 9 remaja yang terlibat penyerangan di Rappocini, Makassar.
Foto: Polisi menangkap 9 remaja yang terlibat penyerangan di Rappocini, Makassar. (dok. istimewa)
Makassar -

Polisi menangkap 9 remaja yang terlibat penyerangan menggunakan badik hingga busur panah di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Penyerangan tersebut diduga dipicu dendam antarkelompok remaja.

"Dari hasil penyelidikan sementara, motif aksi penyerangan tersebut diduga dipicu oleh persoalan balas dendam antarkelompok remaja," kata Kapolsek Rappocini Kompol Ismail dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Kesembilan remaja itu diamankan di Jalan Banta-Bantaeng Lorong 4, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Minggu (2/8) sekitar pukul 02.40 Wita. Para pelaku ditangkap berdasarkan laporan warga imbas penyerangan di kawasan Jalan Landak Baru Lorong 9.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan, meminta keterangan saksi-saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara," paparnya.

Polisi yang melakukan penyisiran kemudian mengamankan sembilan remaja. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua bilah senjata tajam jenis badik yang diselipkan di pinggang dua orang terduga pelaku.

ADVERTISEMENT

"Seorang terduga lainnya diduga sempat membuang satu set anak panah busur beserta ketapelnya sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh petugas," ucap Ismail.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah satu terduga pelaku membawa badik untuk mengancam kelompok lawan. Sementara terduga lainnya menggunakan anak panah busur dalam aksi penyerangan.

Polisi juga memperoleh keterangan bahwa salah seorang terduga melakukan perusakan terhadap sebuah sepeda motor. Kendaraan itu didorong hingga terjatuh.

"Sedangkan terduga lainnya mengaku ikut melakukan penyerangan dengan melemparkan batu ke arah kelompok remaja yang berada di dalam lorong," ucap Ismail.

Kesembilan pelaku kini diamankan di Mapolsek Rappocini. Polisi turut menyita satu set anak panah busur beserta ketapelnya, dua badik, tiga anak panah busur, serta tiga motor yang diduga digunakan pelaku.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari," pungkas Ismail.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads