Pelajar berusia 15 tahun asal Kabupaten Gowa terkena busur di paha saat mengendarai motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi yang melakukan penyelidikan mengamankan lima pemuda tidak jauh dari lokasi korban diserang.
Kapolsek Makassar Kompol Mustari mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Veteran Utara Lorong 41, Kecamatan Makassar, Jumat (15/5) sekitar pukul 03.00 Wita. Kelima pemuda diamankan saat polisi melakukan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Makassar.
"Anggota sementara patroli kemudian mendapat informasi adanya sekelompok pemuda berkumpul di depan Lorong 41 Jalan Veteran Utara dan diduga hendak melakukan penyerangan terhadap pengendara yang melintas," ujar Kompol Mustari kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mustari menuturkan personel opsnal langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan warga. Di lokasi, ditemukan para pemuda yang hendak menyusun pot bunga diduga untuk tawuran.
"Sesampainya di lokasi, anggota menemukan sejumlah pemuda sedang berkumpul dan menyusun pot bunga di depan lorong yang diduga dijadikan tameng," tuturnya.
Para pemuda tersebut sempat berusaha melarikan diri. Petugas melakukan pengejaran hingga menangkap lima pemuda yang masing-masing berinisial A (21), MRR (14), AP (17), RI (15), dan SS (16).
"Sempat dilakukan pengejaran hingga ditemukan kelima orang ini," terang Mustari.
Polisi turut menyita enam unit sepeda motor berbagai jenis yang diduga digunakan para pemuda tersebut saat berkumpul di lokasi.
"Selanjutnya para pemuda bersama barang bukti diamankan ke Polsek Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," beber Mustari.
Di lokasi yang sama, polisi juga menemukan seorang korban berinisial MFH (15), pelajar asal Kabupaten Gowa. Korban terkena pana pada paha kanan saat melintas di depan lorong tersebut.
"Korban diarahkan ke Polsek kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," jelasnya.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap kelima pemuda tersebut. Pihaknya masih mendalami kelimanya yang menyerang pelajar itu menggunakan busur panah.
