Pemuda berinisial AIF dikeroyok usai mengajak teman wanitanya yang sedang mabuk untuk pulang ke rumah di kawasan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi yang melakukan penyelidikan telah menangkap 7 pelaku pengeroyokan.
"Setelah dilakukan penyelidikan, tim berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut," ujar Kapolsek Ujung Pandang Kompol Muhammad Yusuf kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
Pengeroyokan yang viral di media sosial itu terjadi di Jalan Penghibur, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu (19/7) sekitar pukul 20.30 Wita. Para pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda di Makassar pada Rabu (22/7)
Kejadian bermula saat korban bersama rekannya mengonsumsi minuman keras di kawasan Pantai Biru, Jalan Metro Tanjung Bunga. Selang beberapa waktu, rekan korban melihat seorang wanita bersama seorang pria dalam kondisi mabuk.
"Teman korban mengenali perempuan tersebut sebagai tetangganya dan bermaksud mengantarkannya pulang. Namun niat itu tidak disetujui oleh pria yang bersama perempuan tersebut sehingga terjadi perselisihan," katanya.
Setelah meninggalkan lokasi, kedua kelompok kembali bertemu di Jalan Metro Tanjung Bunga. Perselisihan yang sebelumnya terjadi kembali berlanjut hingga korban bersama teman-temannya mengejar kelompok tersebut hingga ke area Pantai Losari di Jalan Penghibur, Makassar.
"Korban dan rekannya kemudian mengejar sepeda motor yang ditumpangi kelompok itu hingga tiba di Jalan Penghibur. Setibanya di depan Kios Semarang terjadi perkelahian yang kemudian berkembang menjadi aksi pengeroyokan terhadap korban dan rekan-rekannya," jelas Yusuf.
Yusuf menambahkan, akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada pelipis kanan dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Ujung Pandang. Ketujuh pelaku pun diamankan yakni MIF (21), MKS (21), A (30), MA (17), MAH (19), R (29), dan MRS (23).
"Dari hasil interogasi awal, para terduga pelaku mengakui telah melakukan pengeroyokan sebagaimana yang dilaporkan korban. Saat ini mereka masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut," imbuh Yusuf.
Diketahui, pengeroyokan itu terekam kamera hingga viral di media sosial. Dari video beredar, tampak sejumlah orang mengejar pemuda di jalan.
Pemuda yang dikejar lantas terjatuh hingga dikeroyok. Insiden itu menjadi tontonan masyarakat sekitar hingga warga lain berupaya melerai.
Simak Video "Video Kades di Lumajang Dikeroyok-Dibacok OTK, Polisi Buru Pelaku"
(sar/asm)