Seorang pria bernama Muhammad Aril diduga menjadi korban pembegalan oleh geng motor di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban ditabrak lalu diancam pakai busur panah hingga motornya dibawa lari para pelaku.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Jumat (14/8) dini hari. Korban yang diancam busur panah setelah ditabrak lari menyelamatkan diri dengan masuk ke Rumah Sakit Sentosa.
"Ini tadi (korban) yang dikejar. Kurang tahu juga (mungkin korban) mau cari aman jadi masuk rumah sakit, sembunyi," ujar Sekuriti Rumah Sakit Sentosa, Sahrul kepada wartawan, Jumat (14/8/2026) dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sahrul mengatakan, banyak orang yang masuk ke area rumah sakit. Dia yang sementara berjaga mengaku ketakutan karena para pelaku melepaskan busur panah ke arah parkiran rumah sakit yang penuh kendaraan.
"Yang pegang busur tadi lari. Diancam (busur) saya takut karena banyak mobil di sini," katanya.
Sementara itu, korban Aril mengaku menjadi sasaran penyerangan busur panah saat melintas mengendarai motor. Aril berkendara dari arah Pantai Losari dan berpapasan dengan geng motor di Jalan Jenderal Sudirman.
"Dari jalan di sini dari lampu merah mau ke sana, sedangkan dia (geng motor) dari lampu merah sana (arah sebaliknya). Langsung dia tabrak baru patte (tembak busur panah) tapi tidak kena jadi saya lari ke sini putar ke sini (rumah sakit)," terang Aril kepada wartawan.
Aril mengatakan motornya kemudian dibawa kabur oleh kelompok tersebut. Sebelum merampas motor, para pelaku disebut sempat membakar petasan.
"Bakar petasan dulu dia, (lalu) motor saya diambil," ujar Aril.
Menurut Aril, jumlah anggota kelompok tersebut mencapai lebih dari 20 sepeda motor. Dia mengaku geng motor itu langsung menyerangnya saat berpapasan di jalan.
"Banyak sekali, lebih dari 20 motor banyak sekali di situ. Tidak ada bilang-bilang langsung saja dia tabrak masuk tanpa bicara apa-apa," pungkasnya.
