Dua rumpun keluarga terlibat bentrokan menggunakan senjata tajam (sajam) dan batu di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Pertikaian itu mengakibatkan satu orang berinisial DK (23) tewas dibacok.
"Ini masalah pembacokan antar keluarga," ujar Kapolres Tolikara, Kompol Roberth Hitipeuw kepada detikcom, Minggu (25/10/2026).
Bentrokan itu terjadi di Jalan Irian Kota Karubaga, Tolikara pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 18.58 WIT. Awalnya korban DK terlibat pertikaian dengan PJ (26) menggunakan parang.
"Terjadi pertikaian antara DK dan PJ, yang di mana berujung pada aksi pembacokan menggunakan satu bilah parang di bagian muka pipi kiri hingga belakang telinga," kata Roberth.
Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Saat tiba, keluarga korban dan pelaku sudah terlibat saling serang menggunakan batu dan panah.
"Setibanya di TKP telah terjadi aksi saling serang antara keluarga korban dan keluarga pelaku menggunakan parang, panah serta batu atas dampak aksi pembacokan tersebut," bebernya.
Personel Regu Siaga Polres Tolikara tetap standby di sekitar lokasi untuk mengantisipasi aksi lanjutan. Polisi juga mengevakuasi DG yang terluka ke RSUD Tolikara.
"Dikarenakan korban telah terkapar dengan luka bacok kemudian personel menggunakan 1 KR4 Hilux mengevakuasi korban menuju RSUD Tolikara didampingi keluarga korban," katanya.
Setelah sempat ditangani, DK dinyatakan meninggal dunia. Polisi kemudian bergerak mengamankan terduga pelaku dan saat ini diamankan di Polres Tolikara.
"Pukul 19.30 WIT, keterangan pihak medis RSUD Tolikara bahwa korban sudah meninggal dunia akibat luka bacok. Pelaku diamankan di Polres Tolikara," pungkasnya.
Simak Video "Video Baku Tembak Iringi Evakuasi 2 Jasad Korban Kekejian OPM di Yahukimo"
(hsr/sar)