Polisi Ditembak KKB Ternus Enumbi Saat Observasi di Tolikara

Polisi Ditembak KKB Ternus Enumbi Saat Observasi di Tolikara

Paulus Pulo - detikSulsel
Jumat, 21 Agu 2026 13:51 WIB
Bripda Jhon Galu Situmorang dievakuasi ke Jayapura usai ditembak KKB di Tolikara.
Bripda Jhon Galu Situmorang dievakuasi ke Jayapura usai ditembak KKB di Tolikara. Foto: (dok. istimewa)
Tolikara -

Anggota polisi Bripda Jhon Galu Situmorang mengalami luka tembak akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Ternus Enumbi di Tolikara, Papua Pegunungan. Penembakan terjadi ketika Bripda Jhon Galu sedang melakukan observasi di Tolikara.

"Iya benar kejadian yang terjadi terhadap personel Polsek Ilu Bripda Jhon Galu Situmorang," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo kepada wartawan, Jumat (21/8/2026).

Peristiwa penembakan terjadi di kawasan jembatan Kuari, Kampung Umage, Distrik Umage, Kabupaten Tolikara, Kamis (20/8). Penembakan terjadi saat rombongan melintasi kawasan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penembakan terjadi saat anggota Polsek Ilu sedang melakukan observasi, tiba-tiba diserang dengan kontak tembak dari ketinggian," ujarnya.

"Tembakan mengenai atap kendaraan dinas, di antaranya lampu rotator yang pecah, dan salah satu proyektil peluru mengenai anggota atas nama Bripda Jhon Galu Situmorang pada pangkal paha kiri," katanya.

ADVERTISEMENT

Setelah kejadian, tim langsung memprioritaskan penyelamatan korban dan membawanya ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga akhirnya korban dirujuk ke RS Bhayangkara Jayapura karena kondisinya semakin menurun.

"Terkait dugaan pelaku, kita masih melakukan identifikasi dan penyelidikan terhadap pihak yang bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi dan penyelidikan kami, pelaku patut diduga kelompok kriminal bersenjata pimpinan Ternus Enumbi," ujarnya.

Selain mengevakuasi korban, kepolisian juga melakukan penyisiran di sekitar TKP. Yusuf menyebut lokasi berada pada aera tebing dan hutan yang lebat.

"Sasarannya aparat keamanan, karena korban menggunakan kendaraan dinas, jadi mudah diketahui, dengan kondisi banyak lubang tembakan terutama di bagian atap," jelasnya.

Yusuf mengungkapkan pada satu bulan terakhir, Kabupaten Tolikara sendiri memiliki tingkat kerawanan, dikarenakan bulan lalu juga terdapat kejadian pekerja jalan menjadi korban.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani mengatakan Satgas bersama jajaran kewilayahan telah melakukan langkah penanganan terhadap korban dan mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

"Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara optimal. Setelah itu, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab berdasarkan fakta dan informasi yang diperoleh," ujarnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Adarma Sinaga menambahkan proses penyelidikan terus dilakukan untuk memperoleh gambaran secara utuh mengenai peristiwa tersebut.

"Setiap informasi yang diperoleh akan kami verifikasi dan kembangkan untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Penanganannya dilakukan berdasarkan fakta, keterangan dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyelidikan," jelasnya.

Selain mengembangkan penyelidikan terhadap pelaku penembakan, aparat juga mencermati adanya informasi mengenai potensi aksi lanjutan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Tolikara dan sekitarnya. Langkah antisipasi dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat dan personel.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kejadian tersebut dapat menyampaikannya kepada aparat keamanan melalui jalur yang tersedia.



(asm/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads