Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman memergoki sebuah mobil sengaja antre berulang untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU). Pengemudi tersebut mengaku telah mengisi 3 kali dalam sehari.
Peristiwa tersebut terjadi di SPBU Saranani, Jalan Malik Raya, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. Mobil yang kedapatan isi berulang diserahkan ke pihak berwajib.
"Kami serahkan ke Polres semalam langsung, mobil dan orangnya," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Kendari, Dasril Yamin, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (18/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dasril mengatakan Pemkot Kendari telah 15 kali turun langsung melakukan pengawasan dan penertiban untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi. Dari kegiatan tersebut, tiga kasus terjaring melalui penindakan langsung, termasuk dugaan pengisian BBM berulang kali di SPBU Saranani.
"Tindakan nyata itu sudah 15 kali dilakukan, hanya yang tangkap tangan baru tiga kali," ujarnya.
Dari video beredar, terlihat pasangan suami istri yang menggunakan mobil berwarna merah bernomor polisi DN 1134 FB mengaku telah mengisi BBM di SPBU Saranani sebanyak tiga kali. Mereka berdalih BBM tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan kapal milik ipar mereka.
"Petugas SPBU ini! Dari pagi dia pulang-pergi sudah tiga kali?" ujar Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman dalam rekaman video di lokasi penertiban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya diduga menggunakan kode batang atau barcode milik orang lain untuk mengisi BBM bersubsidi. Mereka diduga mengisi sekitar 40 liter BBM, kemudian kembali mengantre untuk melakukan pengisian berikutnya.
BBM yang terkumpul diduga dibawa pulang untuk dijual kembali. Namun, dugaan tersebut masih perlu didalami lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
