Gorontalo

Misteri Wanita Sisa Kerangka di Kebun Tebu Boalemo Diduga Dibunuh

Tim detikSulsel - detikSulsel
Senin, 28 Sep 2026 08:30 WIB
Foto: dok. istimewa
Boalemo -

Kasus wanita bernama Elsanti Ibrahim alias Eca (21) yang mayatnya ditemukan tinggal kerangka di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, masih menyisakan misteri. Jenazah yang diduga merupakan korban pembunuhan itu sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Perkara ini bermula dari penemuan mayat korban di kebun tebu Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Jumat (25/9/2026). Korban pertama kali ditemukan petani yang hendak memanen tebu.

"Kebetulan ada masyarakat atau petani tebu melakukan penebangan di perkebunan tebu, dan mereka menemukan pertama," kata Dirkrimum Polda Gorontalo Kombes Teddy Rachesna kepada detikcom, Sabtu (26/9).

Polisi awalnya belum mengetahui identitas jenazah tersebut. Polisi lalu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi kerangka manusia itu ke Rumah Sakit Bhayangkara (RS) Gorontalo.

"Tim melakukan pemeriksaan awal di lokasi dengan mendokumentasikan kondisi TKP, mengidentifikasi temuan serta mengumpulkan informasi dan barang bukti yang berkaitan dengan penemuan kerangka," bebernya.

Polisi yang melakukan pemeriksaan lantas menduga jenazah sisa kerangka merupakan Elsa alias Eca. Wanita tersebut sempat dilaporkan hilang tiga bulan lalu.

"Sehubungan ada laporan orang hilang tanggal 20 Juni 2026 atas nama Elsa Ibrahim alias Eca," ucap Teddy kepada wartawan, Minggu (27/9).

Hal itu diperkuat berdasarkan kecocokan dari hasil pemeriksaan dan identifikasi barang-barang milik korban. Sejumlah barang bukti itu diamankan dari 14 titik dalam radius 50 meter tempat kejadian perkara (TKP).

"14 titik berbeda bukan hanya kerangka ditemukan ada juga handphone, gelang tidak jauh dari lokasi di saluran irigasi dan didapat temuan, yaitu berupa handphone jenis merek Oppo seri A18 warna blue," tuturnya.

Teddy merincikan gelang berwarna keemasan itu dilengkapi dengan manik-manik. Polisi juga melakukan konfirmasi ke keluarga korban berdasarkan temuan barang tersebut.

"Ada juga gelang yang diklaim oleh iparnya Eca atas nama Lian, warna keemasan. Plus kita temukan potongan daster atau baju yang diduga digunakan terakhir oleh saudari Eca sebelum hilang," bebernya.

Teddy melanjutkan, potongan daster tersebut bermotif polkadot dan warna putih. Polisi juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait barang tersebut termasuk temuan handphone milik korban.

"Kami melaksanakan pengecekan atau konfirmasi melalui keluarga dari Eca berdasarkan dari keluarga maupun dari handphone yang ditemukan di Irigasi perkebunan tebu lokasi TKP," tambahnya.

Dia melanjutkan, aparat kepolisian sedianya telah melakukan pencarian sejak Eca sejak dilaporkan hilang. Teddy mengungkap ada dugaan polisi di balik kasus kematian wanita tinggal kerangka ini.

"Kami dari Polda Gorontalo, Polres Bolaemo terus melaksanakan upaya-upaya pencarian pada saat awal-awal hilang. Ada dua dugaan kami, yang pertama saudara Eca kabur dari rumah," terang Teddy.

Dugaan kedua adalah Eca diduga merupakan korban pembunuhan. Kendati begitu, pihaknya masih akan memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap terduga pelaku.

"Kami sudah menerbitkan laporan polisi dugaan pembunuhan dengan dasar temuan kerangka ini di perkebunan tebu dan akan membuka tabir maupun penyelidikan untuk menemukan pelaku," jelasnya.



Simak Video "Video: Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Reno yang Terbakar di Kwitang"


(sar/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork