Polisi masih menyelidiki kasus wanita bernama Elsa Ibrahim alias Eca (21) yang mayatnya ditemukan tinggal kerangka di Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Wanita yang diduga korban pembunuhan itu ternyata sudah dilaporkan hilang sejak tiga bulan lalu.
"Sehubungan ada laporan orang hilang tanggal 20 Juni 2026 atas nama Elsa Ibrahim alias Eca," ungkap Dirkrimum Polda Gorontalo Kombes Teddy Rachesna kepada detikcom, Minggu (27/9/2026).
Teddy menuturkan, polisi sudah melakukan pencarian sejak korban hilang. Penyidik masih akan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi dalam kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semenjak dilaporkan hilang ke polisi, kami dari Polda Gorontalo, Polres Bolaemo terus melaksanakan upaya-upaya pencarian pada saat awal-awal hilang," ujarnya.
Hasil penyelidikan sementara ada dua dugaan polisi di balik kasus penemuan kerangka wanita tersebut. Salah satunya, Eca diduga kabur dari rumah sebelum ditemukan tinggal kerangka.
"Kami menduga di asumsi kedua terkait pembunuhan," beber Teddy.
Teddy mengaku pihaknya sudah menerbitkan laporan dugaan pembunuhan di kasus ini. Dia berharap kasus ini bisa segera terungkap.
"Kami sudah menerbitkan laporan polisi dugaan pembunuhan dengan dasar temuan kerangka ini di perkebunan tebu dan akan membuka tabir maupun penyelidikan untuk menemukan pelaku," paparnya.
Teddy mengatakan, penyidik juga akan meminta keterangan keluarga korban. Keluarga akan dihubungi berdasarkan kontak dari handphone milik korban yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami melaksanakan pengecekan atau konfirmasi melalui keluarga dari Eca berdasarkan dari keluarga maupun dari handphone yang ditemukan di irigasi perkebunan tebu lokasi TKP," terang Teddy.
Diketahui, kerangka wanita itu ditemukan di kebun tebu, Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Jumat (25/9). Kerangka itu dalam kondisi tidak utuh itu ditemukan petani yang sedang memanen tebu.
Polisi yang melakukan penyisiran telah mengamankan barang-barang bukti di sekitar lokasi. Sejumlah barang milik korban ditemukan di 14 titik berbeda dalam radius 50 meter.
"14 titik berbeda bukan hanya kerangka ditemukan ada juga handphone, gelang tidak jauh dari lokasi di saluran irigasi dan didapat temuan yaitu berupa handphone jenis merek Oppo seri A18 warna blue," papar Teddy.
Teddy merincikan gelang berwarna keemasan itu dilengkapi dengan manik-manik. Gelang milik Eca sudah dikonfirmasi langsung oleh ipar korban sendiri.
"Plus kita temukan potongan daster atau baju yang diduga digunakan terakhir oleh saudara Eca sebelum hilang. Daster motif polkadot warna putih," pungkasnya.
