Kerangka di Boalemo Ternyata Wanita Diduga Korban Pembunuhan

Gorontalo

Kerangka di Boalemo Ternyata Wanita Diduga Korban Pembunuhan

Apris Nawu - detikSulsel
Minggu, 27 Sep 2026 13:00 WIB
Polisi melakukan olah TKP penemuan kerangka manusia di perkebunan Kabupaten Boalemo.
Foto: Polisi melakukan olah TKP penemuan kerangka manusia di perkebunan Kabupaten Boalemo. (dok. istimewa)
Boalemo -

Kerangka manusia yang ditemukan di perkebunan Kabupaten Boalemo, Gorontalo, teridentifikasi berjenis kelamin wanita Elsa Ibrahim alias Eca (21). Polisi menduga wanita tersebut korban pembunuhan.

"Kami penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi mengenal yang melihat mengetahui sebagian kejadian ini," ucap Dirkrimum Polda Gorontalo Kombes Teddy Rachesna kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).

Identitas korban terungkap berdasarkan barang-barang yang ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang milik korban diamankan dari penelusuran 14 titik berbeda dalam radius 50 meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"14 titik berbeda bukan hanya kerangka ditemukan ada juga handphone, gelang tidak jauh dari lokasi di saluran irigasi dan didapat temuan yaitu berupa handphone jenis merek Oppo seri A18 warna blue," paparnya.

Teddy merincikan gelang berwarna keemasan itu dilengkapi dengan manik-manik. Gelang milik Eca sudah dikonfirmasi langsung oleh ipar korban sendiri.

ADVERTISEMENT

"Plus kita temukan potongan daster atau baju yang diduga digunakan terakhir oleh saudara Eca sebelum hilang. Daster motif polkadot warna putih," tambah Teddy.

Teddy menuturkan, kasus ini masih dalam penyelidikan dengan memeriksa sejumlah kerabat korban. Apalagi korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya.

"Kami dari Polda Gorontalo, Polres Bolaemo terus melaksanakan upaya-upaya pencarian pada saat awal-awal hilang. Ada dua dugaan kami, yang pertama saudara Eca kabur dari rumah," tutur Teddy.

Dugaan kedua adalah wanita tinggal kerangka tersebut merupakan korban pembunuhan. Teddy menegaskan sejumlah saksi dalam kasus masih akan diperiksa.

"Kami sudah menerbitkan laporan polisi dugaan pembunuhan dengan dasar temuan kerangka ini di perkebunan tebu dan akan membuka tabir maupun penyelidikan untuk menemukan pelaku atau pun tersangka," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Gorontalo AKBP Dhiwangkoro Aji Kadarmo mengaku pihaknya sudah memeriksa kerangka manusia yang ditemukan dalam kondisi tidak lengkap. Kerangka wanita tersebut sudah mengalami pembusukan.

"Untuk medis secara umum ini kami lakukan berdasarkan keilmuan forensik ini kami dapatkan bahwa kerangka manusia ini adalah berjenis kelamin perempuan," ucap Dhiwangkoro.

Dhiwangkoro menjelaskan, pemeriksaan dilakukan melalui identifikasi sidik jari, catatan gigi dan DNA. Selain itu identifikasi melalui property atau barang milik korban.

"Di dalam kerangka yang kita temukan ini ada beberapa yang kita tidak lakukan yaitu sidik jari karena memang kita tidak menemukan adanya jari pada rangka manusia tersebut," jelasnya.

Diketahui, kerangka wanita itu ditemukan di kebun tebu, Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Jumat (25/9). Kerangka itu ditemukan petani yang sedang memanen tebu.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads