Pemuda Polman Berkelahi di Warung Makan, Pengunjung Berhamburan

Pemuda Polman Berkelahi di Warung Makan, Pengunjung Berhamburan

Abdy Febriady - detikSulsel
Sabtu, 19 Sep 2026 17:00 WIB
Pemuda di Polman berkelahi di warung makan.
Pemuda di Polman berkelahi di warung makan. Foto: (dok. istimewa)
Polewali Mandar -

Dua kelompok pemuda terlibat bentrok saat berada di salah satu warung makan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Keributan yang diduga dipicu saling ejek itu membuat pengunjung dan penjaga warung berhamburan karena takut.

"Kita semua panik, soalnya mereka langsung saling pukul dan kejar-kejaran," ujar penjaga warung, Salma kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).

Insiden terjadi di Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Jumat malam (18/9), sekira pukul 20.00 Wita. Saat kejadian, salah satu kelompok terlihat membawa senjata tajam jenis samurai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada yang bawa parang (samurai) makanya kita semua takut sekali," ungkapnya.

Salma mengaku tidak tahu penyebab keributan tersebut. Menurutnya, kejadian itu bermula ketika sejumlah pemuda yang berada di dalam warung dihampiri dua wanita, lalu terlibat adu mulut.

ADVERTISEMENT

"Awalnya ada yang lagi makan, terus ada rombongan lain yang datang. Beberapa menunggu di luar, lalu ada perempuan yang masuk kemudian adu mulut," tuturnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Urban Wonomulyo Iptu Mulyono menjelaskan, keributan tersebut melibatkan kelompok pemuda dari Desa Banua Baru dan pemuda dari lingkungan Cerbon, Kelurahan Sidodadi.

Peristiwa bermula ketika pemuda dari Desa Banua Baru berinisial LV menantang pemuda Cerbon inisial IC untuk berkelahi setelah sebelumnya sempat saling ejek.

"Sekitar bulan delapan itu LV diejek sama anak-anak Cerbon atas nama IC sehingga dia menantang (berkelahi). LV tidak terima karena diejek bawa-bawa nama orang tuanya," terang Mulyono.

"LV sempat berupaya mencari IC tapi tidak ketemu. Tadi malam kelompok IC yang mencari LV akhirnya ketemu di warung," sambungnya.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Mulyono menyebut IC sengaja mengutus dua perempuan rekannya masuk ke dalam warung untuk memancing LV keluar. IC diketahui enggan langsung masuk ke dalam warung karena menghindari kamera CCTV.

"Itu perempuan sepertinya sekedar disuruh saja untuk mengajak LV keluar, maksudnya untuk berkelahi. Karena di situ kan ada CCTV sehingga IC dan teman-temannya memilih menunggu di luar," tuturnya.

Suasana mulai memanas lantaran LV menolak keluar kemudian mendorong wanita yang diutus IC. Karena kesal, IC dan rombongannya langsung masuk ke dalam warung hingga terjadi keributan.

"Ini LV tidak mau keluar, dia dorong itu perempuan. Setelah didorong itu perempuan, IC dan temannya pada masuk karena memang sebenarnya yang dicari LV, karena punya masalah dengan IC," jelas Mulyono.

Menurut Mulyono, keributan tersebut menyebabkan seorang pemuda dari Banua Baru berinisial MF (21) babak belur terkena pukulan.

"Teman LV bonyok kena pemukulan. Dipukul pakai tangan kosong," ucapnya.

Mulyono menyebut pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan. Sementara korban diarahkan untuk melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke polisi.

"Semalam kita sudah mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Korban telah diantar ke Puskesmas untuk berobat dan diarahkan membuat laporan resmi di Polres Polman," pungkasnya.

Dalam potongan video pendek yang dilihat, Sabtu (19/9), tampak dua wanita masuk ke dalam warung hingga terlihat keributan dengan sejumlah pemuda yang sedang makan.

Keributan itu memancing sejumlah pemuda teman kedua wanita yang sedang menunggu di luar warung. Mereka kemudian masuk untuk membantu kedua wanita tersebut.

Suasana semakin memanas saat sejumlah pemuda terlihat baku pukul, lalu saling kejar hingga ke dalam warung. Kondisi tersebut membuat penjaga dan pengunjung berhamburan karena takut.



(asm/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads