Mantan Kepala Syahbandar Kolaka, Supriadi menuai sorotan lantaran bebas keluyuran ke coffee shop meski berstatus napi korupsi. Pihak Rutan Kelas IIA Kendari menyebut Supriadi keluar tahanan secara resmi untuk mengikuti sidang peninjauan kembali (PK).
Momen Supriadi keluar tahanan itu terekam video yang viral di media sosial. Dalam video dilihat detikcom, Supriadi berjalan dari masjid menuju coffee shop di Jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kendari, Selasa (14/4/2026) siang.
Supriadi didampingi seorang petugas Syahbandar yang berpakaian resmi. Dia tampak menggunakan peci putih dengan atasan batik berwarna cokelat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya terlihat berbincang santai saat keluar dari masjid setelah menunaikan salat zuhur. Supriadi sempat melambat dan menutupi wajahnya menggunakan telapak tangan diduga saat menyadari dirinya direkam.
"Setelah salat Zuhur dia mau kembali ke coffee shop. Infonya sekitar pukul 10.00 Wita dia sudah di situ (ngopi)," kata warga yang enggan disebut namanya kepada detikcom, Selasa (14/4).
Ia mengatakan setelah masuk waktu Zuhur, Supriadi bergegas ke masjid yang lokasinya tidak jauh dari coffee shop. Supriadi lalu kembali ke coffee shop setelah salat dan direkam oleh warga.
"Setelah salat Zuhur dia kembali seperti yang ada di video. Itu posisi dari masjid mau kembali ke coffee shop," bebernya.
Berikut video penampakan Mantan Kepala Syahbandar Kolaka, Supriadi yang tertangkap kamera berada di sebuah coffee shop di tengah masa hukuman:
View this post on Instagram
Supriadi Keluar Tahanan Ikuti Sidang PK
Belakangan Rutan Kendari buka suara terkait viralnya Supriadi berkeliaran di coffee shop. Supriadi disebut baru saja selesai mengikuti sidang PK dalam kasus yang menjeratnya.
"Jadi tadi itu Supriadi usai mengikuti sidang PK di PN Kendari," kata Plh Kepala Rutan Kelas IIA Kendari La Ode Mustakim kepada wartawan, Selasa (14/4).
Mustakim mengatakan Supriadi keluar dari Rutan menuju PN Kendari dengan pengawalan satu petugas. Dia menuturkan dalam video tersebut, sebetulnya masih ada petugas yang berjaga.
"Jadi yang bersangkutan itu sudah keluar sesuai dengan panggilan ini dikawal oleh petugas kami. Ada satu petugas yang mengawal," bebernya.
Mustakim menuturkan Supriadi selesai mengikuti sidang PK sekitar pukul 11.00 Wita. Kemudian Supriadi terus dikawal oleh petugas untuk kembali ke rutan.
"Jadi mereka itu singgah salat dan makan dulu sebelum kembali ke rutan. Nah di situ teman-teman wartawan mengambil gambarnya sampai masuk ke coffee shop," bebernya.
Dia menegaskan proses keluarnya Supriadi dari rutan secara resmi karena memenuhi panggilan dari PN Kendari. Namun, dia tidak menampik jika proses kembalinya ke rutan dipersoalkan.
"Tetapi pada dasarnya keluarnya yang bersangkutan itu bukan untuk berkeliaran. Yang kemudian menimbulkan masalah ini ya proses pulang setelah sidang itu," ucapnya.
Rutan Dalami Dugaan Supriadi Rapat di Coffee Shop
Rutan juga masih mendalami dugaan Supriadi rapat dengan pengusaha di coffee shop tersebut. Pihak Rutan masih melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang mengawal Supriadi.
"Kalau soal itu (rapat dengan pengusaha) masih kami dalami lebih jauh," kata Mustakim.
Mustakim mengaku belum bisa menjelaskan lebih jauh terkait kegiatan Supriadi di coffee shop tersebut. Sebab, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang mengawal Supriadi.
"Jadi saat ini prosesnya kami sedang terus melakukan pemeriksaan terhadap pegawai yang mengawal," ujar dia.
Tak hanya petugas yang mengawal, lanjut dia, pihaknya juga tengah memeriksa Supriadi untuk mencocokkan dengan keterangan yang menghebohkan media sosial itu. Ia meminta agar semua pihak bisa bersabar dan menunggu hasil pemeriksaannya.
"Kami juga masih menggali informasi dari Supriadi. Jadi diperiksa secara terpisah dulu yang pegawai sama yang narapidana, terus kemudian nanti akan dikonfrontasi informasinya," terangnya.
Simak Video "Video: Tangis Bocah di Sulteng Tak Bisa Sekolah Karena Ayah Lumpuh"
[Gambas:Video 20detik] (asm/asm)
