Tampang 2 Pemuda Pengeroyok Babinsa di Buton gegara Acara Joget Ditutup

Sulawesi Tenggara

Tampang 2 Pemuda Pengeroyok Babinsa di Buton gegara Acara Joget Ditutup

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Kamis, 02 Apr 2026 17:04 WIB
Tampang 2 pemuda pengeroyok Babinsa Koramil Kapontori berinisial A yang diamankan polisi.
Foto: Tampang 2 pemuda pengeroyok Babinsa Koramil Kapontori berinisial A yang diamankan polisi. (Dok. Istimewa)
Buton -

Dua pemuda berinisial MAF (18) dan FS (20) di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi. Keduanya diamankan karena mengeroyok seorang Babinsa Koramil Kapontori berinisial A.

Dari foto yang diterima detikcom, kedua pelaku berdiri di sebuah tembok dengan tatapan kosong. Pelaku MAF berambut pendek rapi dengan tatapan lurus ke depan, sementara FS tampil dengan rambut sedikit lebih panjang dan bergelombang di bagian atas.

MAF mengenakan kaus hitam polos bertuliskan kecil di bagian dada, sedangkan FS memakai kaus hitam bergambar grafis merah mencolok. Keduanya terlihat tanpa aksesori mencolok, berdiri tegap dengan posisi di sebelah tembok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para pelaku ini tidak terima karena korban saat itu menyampaikan melalui mic bahwa acara joget akan segera ditutup," kata Kasatreskrim Polres Buton AKP Sunarton Hafala, Kamis (2/4/2026).

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di jalan poros Desa Wakalambe, Kecamatan Kapontori, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 01.10 Wita. Saat itu korban yang merupakan Babinsa Koramil Kapontori tengah mengumumkan penutupan acara hiburan masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Korban Babinsa di Koramil Kapontori," bebernya.

Korban awalnya memberi imbauan agar acara joget segera diakhiri untuk menghindari keributan. Namun saat hendak pulang menuju motornya, korban didatangi sejumlah pemuda hingga terjadi cekcok.

"Saat korban menuju motornya, tiba-tiba didatangi beberapa orang dan terjadi adu mulut," ungkap Sunarton.

Tak lama kemudian, korban diserang oleh para pelaku. Korban dipukul di bagian rahang hingga mendapat serangan bertubi-tubi dari arah belakang yang membuatnya terjatuh.

"Korban dipukul di bagian rahang, kemudian dipukul lagi secara bergantian dari belakang hingga terjatuh," ujarnya.

Sunarton mengatakan saat korban dalam posisi terbaring, pelaku masih melakukan kekerasan dengan memukul. Para pelaku juga menginjak tubuh korban.

"Korban juga sempat diinjak di bagian belakang badan saat sudah terjatuh," jelasnya.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kapontori pada Selasa (31/3). Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh tim gabungan Satreskrim Polres Buton dan Polsek Kapontori.

Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan pelaku pertama berinisial MAF pada Rabu (1/4) sekitar pukul 01.30 Wita. Beberapa jam kemudian, pelaku kedua berinisial FS juga berhasil diamankan setelah diserahkan oleh personel Kodim 1413 Buton kepada pihak kepolisian.

"Pelaku FS diserahkan oleh anggota Kodim Buton, sehingga kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Buton," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengakui ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut.

"Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang prajurit TNI Angkatan Darat (AD) di Kabupaten Buton dikeroyok sekelompok pemuda saat pulang dari pesta. Korban yang tidak terima lantas melaporkan penganiayaan tersebut ke Polsek setempat.

"Korban datang membuat laporan telah dikeroyok di acara pesta masyarakat," ujar AKP Sunarton Hafala dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Sunarton mengatakan korban yang merupakan Babinsa awalnya menghadiri acara hiburan masyarakat. Dia lalu diduga diadang dan dikeroyok pemuda di Jalan Poros Desa Wakalambe, Kecamatan Kapontori, Buton, pada Senin (30/3) sekitar pukul 01.10 Wita.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Berlari dan Bermain di Tepi Pantai Bersama Warga di Sulawesi Tenggara "
[Gambas:Video 20detik] (ata/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads