3 TKI Nyambi Jadi Pengedar Sabu di Majene Ditangkap

Sulawesi Barat

3 TKI Nyambi Jadi Pengedar Sabu di Majene Ditangkap

Hafis Hamdan - detikSulsel
Kamis, 29 Sep 2022 14:14 WIB
Polisi menyita barang bukti sabu dari 3 TKI yang ditangkap di Majene, Sulbar.
Foto: Polisi menyita barang bukti sabu dari 3 TKI yang ditangkap di Majene, Sulbar. (Dok. Istimewa)
Majene -

Tiga tenaga kerja Indonesia (TKI) ditangkap usai mengedarkan sabu di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Barang bukti seberat 252,3 gram sabu dari Malaysia turut disita polisi.

"Pelaku ditangkap dengan barang bukti 252,3 gram sabu dari Malaysia. Kalau dirupiahkan sekitar setengah miliar rupiah," kata Wakapolres Majene Kompol Ujang Saputra dalam keterangannya, Kamis (29/9/2022).

Ujang mengatakan kasus ini terungkap usai pihaknya menerima informasi dari warga. Polisi yang melakukan penyelidikan pun meringkus ketiga pelaku masing-masing berinisial N (33), R (34) dan RAM (20) di wilayah Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Majene, Sulbar, Sabtu (24/9).


"Ketiganya warga asal Pinrang dan mengedarkan di Majene. Ketiganya ditangkap di Majene pada Sabtu lalu. Pelaku mengaku barang tersebut dibawa dari Malaysia karena memang ketiganya sempat kerja di Malaysia sebagai TKI," imbuhnya.

Dalam melancarkan aksinya, ketiganya memiliki peran berbeda. Ujang menyebut pelaku N sebagai pengedar dan perantara, R sebagai penyedia, sedangkan RAM membantu penjualan.

Ujang menambahkan, ketiga pelaku merupakan pemain baru dalam kasus peredaran narkoba. Sementara saat ditangkap masing-masing pelaku diamankan dengan jumlah sabu yang berbeda.

"Pemain baru (penjualan narkoba) karena sebelumnya bekerja di Malaysia. Sementara untuk barang bukti yang diamankan dari N sebanyak 2,41 gram sedangkan dari tangan R dan RAM sebanyak 117, 33 gram ditambah 133,9 dalam plastik ukuran sedang," bebernya.

Menurutnya, pengungkapan kasus narkoba dari ketiga pelaku dengan barang bukti 252,3 gram sabu itu merupakan tangkapan terbesar Polres Majene sejak lima tahun terakhir.

"Ini tangkapan terbesar Polres Majene sejak 5 tahun terakhir," ungkapnya.

Atas kejahatannya, ketiga pelaku tersebut dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun.



Simak Video "BNNP Jateng Sita Aset Pasutri Pencuci Uang Bisnis Narkoba!"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/hmw)