Eks Jubir KPK Bicara Ujian Advokat Usai Gabung Tim Pengacara Ferdy Sambo

Berita Nasional

Eks Jubir KPK Bicara Ujian Advokat Usai Gabung Tim Pengacara Ferdy Sambo

Tim detikNews - detikSulsel
Rabu, 28 Sep 2022 22:22 WIB
Mantan pegawai KPK, Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Sementara itu eks pegawai KPK lainnya, Febri Diansyah menjadi kuasa hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawati.
Foto: 20Detik
Jakarta -

Eks juru bicara (jubir) KPK Febri Diansyah, bersama rekannya Rasamala Aritonang menjadi tim pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. Febri mengaku pilihan ini menjadi sebuah pilihan profesional sekaligus ujian baginya sebagai advokat.

"Jadi ini pilihan profesional. Pilihan profesional kami sebagai advokat sekaligus tentu saja apabila kami berbicara soal profesional menjadi advokat sekaligus berbicara dari segi etis," kata Febri di Hotel Erian, Jakarta Pusat seperti dikutip dari detikNews, Rabu (28/9/2022).

Menurutnya, menilai pengalaman dan pembelajaran selama ini sebagai advokat berpengaruh terhadap pemilihan keduanya di kasus ini.


"Seluruh pengalaman kami selama ini seluruh proses belajar kami dalam pengalaman kerja dan interaksi selama ini, itu pasti akan mempengaruhi bagaimana kami bisa menjadi kuasa hukum di sini," sambungnya.

Febri menegaskan tidak ada dorongan dalam bentuk apapun sehingga dirinya memutuskan menjadi pengacara istri Sambo, Putri Candrawathi.

"Tidak, tidak ada dorongan (dari siapapun)" tegasnya.

Namun saat ditanya soal bayaran yang didapatkan menjadi pengacara keluarga Sambo, Febri justru menjawab tentang ujian sebagai advokat. Menurutnya, menjadi pengacara yang objektif merupakan ujian dalam menyelesaikan suatu kasus.

"Mungkin ada yang tidak percaya, 'apa iya misalnya lawyer bisa objektif?' Itu ujian bagi kami untuk bisa menerapkan dalam konteks perkara ini, dan bukan hanya perkara ini juga perkara-perkara yang lainnya," kata Febri.

"Itulah kami pikir tugas dari advokat ujiannya adalah memang ini seperti meniti jalan yang agak licin yang ya. Ujiannya bagi kami adalah bagaimana kami bisa konsisten memegang prinsip-prinsip tersebut," sambungnya.

Sementara itu, Rasamala mengungkapkan keputusan menjadi bagian dari tim pengacara keluarga Sambo adalah keputusan sendiri. Dia menilai ada peluang-peluang lain di kasus tersebut.

"Kalau lawyer, advokat, itu kan memang independen, artinya dia memutuskan sendiri, memilih sendiri. Nah kami kan memang memberikan bantuan kepada mereka yang memang membutuhkan. Tentu setelah kami menilai juga bahwa apakah kasus ini misalnya ada peluang untuk melakukan pembelaan atau tidak. Nah itu semua akan kita review dulu, kita verifikasi dulu," katanya.

Rasamala mengaku mengambil keputusan menjadi bagian kuasa hukum keluarga Sambo bukan hal sederhana. Apalagi keputusannya itu tidak ada unsur dari luar.

"Jadi memang ini keputusan independen dan tidak ada kaitannya dengan ada dorongan pihak lain atau pihak ketiga atau pihak manapun. Jadi prinsipnya ini keputusan independen dalam konteks profesi kami sebagai seorang advokat," tuturnya.

Diketahui, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Ferdy dan Putri menjadi tersangka bersama Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan Bharada Elieze



Simak Video "Irjen Ferdy Sambo, Awalnya Belasungkawa Ternyata Dia Pelakunya"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)