Pengacara Tegaskan Bharada E Siap Hadapi Sidang Pembunuhan Brigadir J

Berita Nasional

Pengacara Tegaskan Bharada E Siap Hadapi Sidang Pembunuhan Brigadir J

Tim detikNews - detikSulsel
Rabu, 28 Sep 2022 20:34 WIB
Pengacara Bharada Richard Eliezer (RE atau E), Ronny Talapessy
Foto: Pengacara Bharada Richard Eliezer (RE atau E), Ronny Talapessy. (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Ronny Talapessy mengatakan kliennya masih melakukan konseling dengan psikolog. Meski demikian, Ronny menegaskan bahwa Bharada E bersiap menghadapi persidangan terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

"Kemarin ada konseling dengan psikolog, beberapa kali psikolognya sampai ada dua orang yang ikut mendampingi untuk pemulihan supaya siap menghadapi persidangan," kata Ronny di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan seperti dikutip dari detikNews, Rabu (28/9/2022).

Ronny membeberkan bahwa Bharada E telah melakukan konseling dengan rohaniawan. Dia pun mengatakan bahwa Bharada E dalam kondisi sehat dan bersiap mengikuti persidangan.


"Bharada E kondisinya sehat. Kemudian sekarang menyiapkan diri untuk menghadapi persidangan," katanya.

Ronny pun meminta dukungan semua pihak untuk kliennya. Dia menyebut Bharada E hanya melaksanakan perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

"Intinya begini, kita minta dukungan dari publik sehingga klien kami bisa mendapatkan keadilan. Di sini kita perlu ingat bahwa klien saya ini, klien kami ini, di bawah perintah. Dia melaksanakan penembakan itu karena di bawah perintah. Nanti seperti apa pembuktiannya, nanti kita sampaikan di pengadilan secara terbuka," katanya.

Ronny juga mengaku akan berupaya membuktikan agar Bharada E bisa diputus bebas dalam kasus ini. Saat ini, pihaknya menyiapkan bukti-bukti dan saksi terkait kasus tersebut.

"Kami akan fokus pada Pasal 51 ayat 1 bahwa klien kami ini di bawah perintah. Apa di dalam isi pasal 51 ayat 1 itu adalah klien kami harus dibebaskan. Seperti itu, target kami adalah bebas," katanya.

Berikut bunyi Pasal 51 ayat 1 KUHP:

(1) Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan perintah jabatan yang diberikan oleh penguasa yang berwenang, tidak dipidana

Bharada E merupakan tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua. Dia dijerat sebagai tersangka bersama Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi.

Kini berkas perkara Bharada Eliezer dkk telah dinyatakan lengkap. Para tersangka segera disidangkan.



Simak Video "Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/tau)