Sulawesi Tenggara

Pria di Konawe Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Polisi Kejar Pembunuhnya

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Selasa, 28 Jun 2022 13:13 WIB
Klitih Itu Apa? Pergeseran Makna di Balik SriSultanYogyaDaruratKlitih
Foto: Ilustrasi pembunuhan di Konawe, Sultra. (detikcom)
Konawe -

Seorang pria berinisial R (19) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tewas bersimbah darah di indekos. Polisi tengah mengejar pelaku pembunuhan yang diketahui rekan korban sendiri.

"Sudah kita kantongi identitas pelakunya, polres dan polsek kita sudah lakukan pengejaran," kata Kapolsek Bondoala Iptu Kadek Sujayana dihubungi detikcom, Selasa (28/6/2022).

Jasad korban pertama kali ditemukan saksi wanita berinisial T di salah satu indekos di Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe pada Senin (27/6) sekitar pukul 23.30 Wita. Menurut keterangan saksi, korban datang menemui pelaku saat pesta miras bersama rekan-rekannya di indekosnya tersebut.


"Korban datang mencari pelaku untuk mengambil charger HP, tapi salah satu teman pelaku mengatakan tidak tahu," ujar Kadek.

Tidak lama korban dan pelaku pun cekcok. Rekan pelaku di lokasi sempat melerai keduanya sebelum pergi meninggalkan tempat kejadian.

"Tidak lama kemudian pelaku dan korban terjadi adu mulut sehingga korban keluar dari dalam kos," beber dia.

Pelaku kemudian mengambil sebilah badik yang terletak di lemarinya. Pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu pun menganiaya korban menggunakan badiknya.

"Pelaku pun langsung menganiaya korban menggunakan badiknya tersebut hingga korban meregang nyawa. Kemudian pelaku kabur setelah melakukan itu," bebernya.

Kadek mengungkapkan korban dan pelaku merupakan teman. Dari hasil pemeriksaan awal, diduga motif pelaku karena salah paham dengan korban.

"Informasi dari bapak kos mereka ini teman, biasa sama-sama tidur, makan. Motifnya kesalahpahaman saja, mereka ini komunikasi bagus, tapi sempat cekcok," tutur Kadek.

Saat ini polisi tengah memeriksa saksi mata di sekitar lokasi kejadian. Pihaknya pun masih menunggu hasil visum jenazah korban untuk pemeriksaan lebih lanjut

"Untuk itu masih menunggu hasil visum," pungkasnya.



Simak Video "Viral Pelajar SMA Aniaya Siswi SMP di Sulut Gegara Rok Pendek"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/nvl)