Lagu daerah Sulawesi Selatan sering kali digunakan untuk mengiringi tarian tradisional. Salah satu tarian dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang cukup dikenal adalah Tari 4 Etnis.
Melansir laman resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel, dijelaskan bahwa Tari 4 Etnis adalah tarian yang berasal dari tanah Sulawesi Selatan. Tarian ini merupakan gabungan dari empat etnis terbesar yang ada di Sulawesi Selatan, Yaitu Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja.
Pakaian, gerakan, lagu, dan musik yang terdapat dalam tari empat etnis merupakan perpaduan dari ke empat etnis tersebut.
Adapun lagu daerah Sulawesi Selatan yang mengiringi tarian ini antara lain, lagu Anging Mamiri dan Makassar, Lagu Bulu' Alua'na Tempe dari Bugis, Lagu Tenggang-tenggang Lopi dari Mandar, dan lagu Sangmaneku To Manglaa dari Toraja.
Berikut lirik dan makna lagu daerah Sulawesi Selatan yang mengiringi tarian 4 Etnis yang dirangkum detikSulsel dari berbagai sumber.
1. Lagu Daerah Sulawesi Selatan: Anging Mamiri
Lagu Anging Mamiri pada Tari 4 Etnis mengiringi tarian tradisional suku Makassar. Lagu daerah Sulawesi Selatan ini mengiringi Tari Pakkarena dari Makassar.
Mengutip jurnal Universitas Negeri Makassar yang berjudul "Perancangan Media Pengenalan Filosofi lagu Anging Mamiri", disebutkan bahwa lagu Anging Mamiri diciptakan oleh Borra Daeng Ngirate. Lagu ini diciptakan sekitar tahun 1940-an.
Lagu ini diambil dari Lontara' Kelong, yaitu semacam teks karya sastra yang dilagukan. Lontara Kelong ini umumnya masih dihafal oleh masyarakat secara turun temurun dan berisi pappaseng (pesan-pesan).
Berikut lirik lagu daerah Sulawesi Selatan Anging Mamiri:
Anging mammiri kupasang
Pitujui tontonganna
Tusarroa takkaluppa
Anging mammiri kupasang
Pitujui tontonganna
Tusarroa takkaluppa
E..alue.. Namangngu'rangi
Tutenayya.. Tutenayya Pa'risi'na
E..alue.. Namangngu'rangi
Tutenayya.. Tutenayya Pa'risi'na
Battumi anging mammiri
Anging ngerang dinging-dinging
Namalantang saribuku
E..alue.. Mangerang nakku
Nalo'lorang.. Nalo'lorang je'ne matta
E..alue.. Mangerang nakku
Nalo'lorang.. Nalo'lorang je'ne matta
Anging mammiri kupasang
Pitujui tontonganna
Tusarroa takkaluppa
Anging mammiri kupasang
Adapun artinya sebagai berikut:
Wahai angin yang bertiup semilir,
Sampaikanlah hingga ke jendela rumahnya
Pada dia yang sering terlupa
Wahai angin yang bertiup semilir,
Sampaikanlah hingga ke jendela rumahnya
Pada dia yang sering melupakan
Eaule... Hingga dia dapat teringat
Si dia yang tak pernah susah
Eaule... Hingga dia dapat teringat
Si dia yang tak pernah susah
Datanglah wahai angin yang bertiup semilir
Angin yang membawa rasa dingin
Yang menusuk hingga ke sumsum tulang
Eaule... yang membawa perasaan rindu
Yang menghanyutkan, yang menghanyutkan air mata
Eaule... yang membawa perasaan rindu
Yang menghanyutkan, yang menghanyutkan air mata
Wahai angin yang bertiup semilir,
Sampaikanlah hingga ke jendela rumahnya
Pada dia yang sering melupakan
Lagu daerah Sulawesi Selatan Bulu' Alauna Tempe di halaman berikut.
(alk/urw)