Ular Piton 3 Meter Ditemukan Mati Akibat Kebakaran Lahan di Polman

Sulawesi Barat

Ular Piton 3 Meter Ditemukan Mati Akibat Kebakaran Lahan di Polman

Abdy Febriady - detikSulsel
Kamis, 22 Okt 2026 13:30 WIB
Warga mengevakuasi ular yang mati akibat kebakaran lahan di Polman.
Foto: Warga mengevakuasi ular yang mati akibat kebakaran lahan di Polman. (dok. Istimewa)
Polewali Mandar -

Kebakaran lahan perkebunan mengakibatkan ular piton berukuran 3 meter ditemukan mati terbakar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Warga pun mengevakuasi bangkai hewan melata tersebut.

Temuan ular yang viral di media sosial itu terjadi di lahan perkebunan di Desa Padang, Kecamatan Campalagian, Selasa (20/10). Ular tersebut dipastikan sudah mati saat dievakuasi warga.

"Kurang lebih tiga meter ukurannya ular. Saat dievakuasi sudah mati," ujar salah satu warga, Andy kepada wartawan, Kamis (22/10/026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andy mengungkapkan, ular kerap terlihat di sekitar lahan yang terbakar. Apalagi di tempat itu terdapat tanaman bambu diduga menjadi sarang ular.

"Memang kadang-kadang terlihat (ular). Tapi ini tempat yang terbakar mungkin memang habitatnya atau sarangnya, karena di pepohonan bambu begitu," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Andy, api sudah terlihat sejak pagi namun sulit dipadamkan. Warga mulai panik saat melihat api menjalar mendekati pemukiman.

"Apinya itu mulai terlihat dari pagi, warga sempat berupaya padamkan namun tidak mampu, jadi dibiarkan saja. Tahu-tahunya pas siang menuju sore ternyata semakin menyebar hampir ke pemukiman," bebernya.

Andy mengaku tidak mengetahui penyebab kebakaran dan berapa luas lahan yang terdampak. Dia mengatakan, api cepat berkobar karena banyak dedaunan kering yang mudah terbakar.

"Tapi titik api mulanya itu di area perkebunan kayak di bukit-bukit begitu lalu menjalar. Memang area yang terdampak itu daun kering semua," imbuh Andy.

Dari video beredar, tampak dua pemuda menarik ular yang kondisinya gosong. Bagian perut ular tampak lebih besar diduga usai memangsa sesuatu.

Proses evakuasi ular itu sempat menarik perhatian warga yang saat itu berada di lokasi untuk padamkan api yang bakar lahan. Bangkai ular lalu diseret menjauh dari lokasi kebakaran.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads