Pria di Polman Tewas Tertimpa Pohon Tumbang Saat Ditebang

Pria di Polman Tewas Tertimpa Pohon Tumbang Saat Ditebang

Abdy Febriady - detikSulsel
Rabu, 21 Okt 2026 14:00 WIB
Pria di Polman tewas tertimpa pohon tumbang saat ditebang.
Pria di Polman tewas tertimpa pohon tumbang saat ditebang. Foto: (Abdy Febriady/detikcom)
Polewali Mandar -

Seorang pria bernama Kunding (45) tewas setelah tertimpa pohon di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Pohon tersebut tumbang saat ditebang menggunakan alat potong senso.

"Langsung meninggal (usai ditimpa pohon)," kata rekan korban, Sarifuddin kepada wartawan, Rabu (21/10/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Rabu (21/10) sekitar pukul 08.30 Wita. Korban meninggal dunia akibat mengalami luka parah di bagian kepala setelah tertimpa pohon Laban yang tumbuh di tengah areal perkebunan warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kena kayu kepalanya, langsung pecah, keluar darah," ungkap Sarifuddin.

Sebelum kejadian, Sarifuddin bersama korban dan seorang warga lainnya berupaya menarik tali yang telah diikatkan pada pohon yang hendak ditebang. Upaya tersebut dilakukan untuk mengarahkan jatuhnya pohon agar tidak menimpa tanaman milik warga.

ADVERTISEMENT

"Sementara kita tarik pohon yang mau ditebang, kita tarik pakai tali. Karena kita hindari jangan sampai jatuhnya pohon kena tanaman warga," terangnya.

Sarifuddin mengaku sempat menginstruksikan korban dan seorang warga lainnya agar berlari ke arah berlawanan dari jatuhnya pohon saat mulai tumbang. Namun, korban justru berlari ke arah yang sama dengan tumbangnya pohon setinggi belasan meter itu.

"Saya sempat sampaikan agar kita lari ke arah atas (berlawanan) sementara ini orang korban lari ke bawah (searah pohon tumbang)," tuturnya.

Sementara Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan membawa jenazah korban ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan.

"Anggota sudah ke lokasi. Jenazah korban kita bawa ke Puskemas untuk dilakukan pemeriksaan," ucapnya.

Sandy mengatakan, pihaknya akan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami kronologi kejadian yang menewaskan korban tersebut. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa alat potong senso dan tali yang digunakan untuk menarik pohon.

"Korban kami bawa ke Puskesmas terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan, lalu kami ambil keterangan dari saksi. Sudah kami amankan senso dan tali yang menjadi alat tarik pohon," pungkasnya.



(asm/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads