53 Jemaah di Makassar Batal Umrah gegara Serangan di Riyadh

Sahrul Alim - detikSulsel
Senin, 12 Okt 2026 19:44 WIB
Jemaah haji di Makassar telantar di Bandara Sultan Hasanuddin imbas bandara di Riyadh diserang Hauthi. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Sebanyak 53 calon jemaah umrah terlantar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) imbas serangan rudal di Bandara Riyadh, Saudi Arabia. Jemaah tersebut dijadwalkan akan diberangkatkan ke Arab Saudi oleh travel dari PT Mudah Menuju Baitullah.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha menyebut penundaan ini terjadi setelah penerbangan lanjutan Malaysia Airlines rute Kuala Lumpur-Madinah dibatalkan di tengah situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, pada Senin (12/10/2026). Penerbangan Malaysia Airlines MH846 rute Makassar-Kuala Lumpur tetap beroperasi dengan mengangkut 30 penumpang reguler.

"Menanggapi video yang beredar mengenai penundaan perjalanan umrah, dapat kami sampaikan bahwa penerbangan Malaysia Airlines MH846 rute Makassar-Kuala Lumpur tetap beroperasi dengan total 30 penumpang reguler," kata Ruly dalam keterangannya, Senin (12/10).

Sementara itu, sebanyak 53 calon jemaah umrah mengalami penundaan keberangkatan dan tidak diberangkatkan pada penerbangan tersebut. Penundaan ini berkaitan dengan pembatalan penerbangan lanjutan Malaysia Airlines MH158 rute Kuala Lumpur-Madinah.

"Dari total 83 penumpang yang direncanakan melakukan perjalanan, hanya 30 penumpang reguler yang diberangkatkan menuju Kuala Lumpur. Sementara itu, 53 calon jemaah umrah mengalami penundaan keberangkatan," katanya.

Dia menambahkan, tidak terdapat penerbangan langsung menuju Madinah maupun Jeddah dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada hari tersebut. Manajemen bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi penerbangan.

Ruly juga mengimbau calon jemaah umrah beserta keluarga untuk berkomunikasi dengan maskapai dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing guna memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal keberangkatan. Masyarakat juga diminta merujuk pada kanal informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Sebelumnya, sejumlah jemaah umrah dilaporkan telantar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar imbas serangan Houthi di Bandara Riyadh Saudi. Jemaah tertahan di bandara usai penerbangannya ke Arab Saudi dibatalkan pihak maskapai.

"Iya betul (jemaah terlantar), dampak dari eskalasi politik Saudi, penerbangan dibatalkan," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel Ikbal Ismail kepada detikSulsel, Senin (12/10).

Kanwil Kemenhaj yang menerima laporan jemaah telantar tersebut langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan. Pihaknya berharap agar pihak travel menenangkan para jemaah untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.



Simak Video "Video: Kurir Narkoba Dibekuk di Makassar, Sembunyikan Sabu di Celana Dalam"

(ata/hsr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork