Jemaah Umrah di Makassar Telantar Imbas Bandara Riyadh Diserang

Jemaah Umrah di Makassar Telantar Imbas Bandara Riyadh Diserang

Sahrul Alim - detikSulsel
Senin, 12 Okt 2026 13:13 WIB
Jemaah umrah di Makassar telantar di Bandara Sultan Hasanuddin imbas Bandara di Riyadh Saudi diserang Hauthi.
Jemaah umrah di Makassar telantar di Bandara Sultan Hasanuddin imbas Bandara di Riyadh Saudi diserang Hauthi. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Sejumlah jemaah umrah dilaporkan telantar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), imbas serangan Houthi di Bandara Riyadh Saudi. Jemaah tertahan di bandara usai penerbangannya ke Arab Saudi dibatalkan pihak maskapai.

"Iya betul (jemaah terlantar), dampak dari eskalasi politik Saudi, penerbangan dibatalkan," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel Ikbal Ismail kepada detikSulsel, Senin (12/10/2026).

Kanwil Kemenhaj yang menerima laporan jemaah telantar tersebut langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan. Ikbal mengaku belum tahu persis jumlah jemaah telantar dan penerbangan yang dibatalkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara ini tim saya lagi ke bandara untuk mendata. Belum bisa menyebut berapa karena lagi on process," katanya.

Pihaknya berharap agar pihak travel menenangkan para jemaah untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Dia juga berharap agar para jemaah tetap mendapat pelayanan prima dari pihak travel.

ADVERTISEMENT

"Saya mengharapkan kepada jemaah, terutama pimpinan-pimpinan travel, untuk menenangkan jemaahnya karena ini demi keselamatan jiwa jemaah itu sendiri," katanya.

Menurutnya kejadian ini tidak bisa dihindari usai penerbangan di Bandara Riyadh Saudi dihentikan. Selain itu, Ikbal meminta pihak travel memantau perkembangan negara tujuan sebelum memberangkatkan jemaah.

"Karena ini faktor post major ya, pemberhentian di Saudi. Ke depan pimpinan travel harus pandai melihat kondisi politik di Saudi untuk memperlakukan jemaah umrahnya," pungkasnya.

Diketahui, Bandara Internasional King Khalid di Riyadh diserang kelompok Houthi Yaman pada Kamis (8/10). Serangan tersebut memicu kebakaran hebat hingga menghentikan operasional bandar



(asm/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads